Berita

ilustrasi

Bisnis

Kerja Sama Pusri Dengan JPMC Terkendala Lahan

JUMAT, 16 NOVEMBER 2012 | 08:57 WIB

Kerja sama pendirian pabrik pupuk antara PT Pupuk Sri­widjaja Palembang (Pusri) dengan perusahaan asal Yor­dania, Jordan Phosphate Mine Company (JPMC) terbengkalai lebih dari 2 tahun.

Direktur Utama Pusri Mus­thofa mengatakan, perjanjian yang sudah ditandatangani tahun 2010 ini terkendala ka­rena masalah ketersediaan lahan untuk pabrik dan infrastruktur pelabuhan.

“Pembangunan pabrik ini sudah harus dimulai, cuma ada kendala lahan. Pihak Yordania tidak ada masalah karena me­reka ingin memasarkan row material,” ujar Musthofa.

Untuk membangun pabrik pupuk ini, setidaknya diper­lu­kan lahan 25 hektar dan pela­buhan besar dengan kedalaman minimal 14 meter untuk me­nam­pung kapal berbobot 30.000 ton. Musthofa mengatakan, untuk pengembangan pabrik ini, total investasi mencapai 220 juta dolar AS.

“Kita hanya mengembangkan indusri phosphorus, nilai pro­yeknya 220 juta dolar AS di luar tanah. Itu pabriknya saja ber­kapasitas 200 ribu ton per ta­hun,” tambahnya.

Seperti diketahui, kerja sama kedua belah pihak yang ber­langsung tahun 2010 ini berisi perjanjian untuk pendirian pab­rik asam sulfat, asam fosfat dan NPK dalam rangka men­dukung keter­sediaan pupuk nasional.

JPMC sebagai perusahaan terkemuka di Yordania bergerak dalam bidang usaha produksi dan ekspor batuan fosfat dan mengoperasikan pabrik pupuk berbasis fosfat. JPMC sangat berminat mengembangkan ope­rasi pabrik bersama dengan Pusri. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya