Berita

Jokowi Menjawab Harapan Warga Dengan Kerja

KAMIS, 15 NOVEMBER 2012 | 17:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang baru saja dilantik, langsung tancap gas dengan melakukan kunjungan ke kawasan kumuh yang ada di Jakarta. Kunjungan Jokowi ini adalah untuk pertama kalinya setelah ia dilantik jadi Gubernur.

Daerah yang jadi kunjungan pertamanya dimulai dari Kelurahan Pademangan Barat dan Kelurahan Pademangan Timur. Dan dilanjutkan mengunjungi warga di kawasan Tanah Tinggi Kota Paris Jakarta Timur serta kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan tepatnya dipinggir kali Ciliwung.

Gubernur langsung terjun ke lapangan, menyempatkan meninjau langsung beberapa kampung kumuh di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memetakan permasalahan dan anggaran yang tersedia sebelum masa tahun anggaran 2012 berakhir.


Tidak ada istilah pencapaian 100 hari kerja. Gubernur berkeliling kampung kumuh untuk mengatahui permasalahan yang ada. Sehingga bisa memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk penyelesaiannya. Peninjauan langsung ke lapangan tersebut untuk mengetahui hal apa saja yang dapat segera dikerjakan. Pasalnya masyarakat Jakarta perlu disegarkan dengan tindakan-tindakan lebih konkret dan cepat.

Apalagi APBD 2012 tinggal hitungan bulan lagi akan berakhir. Sehingga harus ada penyesuaian anggaran yang dibutuhkan dengan program yang dijalankan. Sementara untuk APBD 2013 yang sudah masuk ke DPRD DKI Jakarta akan ditarik kembali untuk disinkronkan dengan program kerja sesuai visi misi Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta.

Dalam penanganan masalah kota Jakarta, setiap tahun harus ada progres. Seperti mengenai banjir, setiap tahun harus ada perubahannya sehingga lambat laun banjir tidak ada lagi di Jakarta. Termasuk mengenai kemacetan lalu lintas, pemerintah DKI Jakarta akan menangani secara bertahap. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sudah memiliki konsep penanganannya dan akan disinkronkan dengan konsep yang dimiliki Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Jokowi juga menemui Menteri BUMN dalam menangani masalah kemacetan, selain itu juga dibicarakan masalah lintasan KAI yaitu penataan pemukiman kumuh yang ada di kanan-kiri rel. Permasalahan kawasan kumuh harus segera ditata. Ruang terbuka hijau, kampung dengan drainase yang baik, kampung yang punya septitank, dan kampung yang ada di ruang publik, serta yang ada ruang ekonominya. Sebuah perkampungan
yang layak, nyaman dan sehat untuk dihuni.

Sementara untuk mengatasi masalah banjir Pemerintah DKI Jakarta akan menjalin sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Penanganan masalah banjir tidak bisa semudah membalik tangan langsung berubah semua,  tidak bisa diatasi dalam waktu satu atau dua hari. Maka harapan warga harus dijawab dengan kerja keras.

Mengenai keberadaannya yang baru saja dilantik, menurut Jokowi hal itu tidak akan menjadi masalah dalam menjalankan roda pemerintahan. Sebab sistem sudah berjalan dan ia tinggal menjalankannya saja. Kalaupun belum kenal secara keseluruhannya dengan para pejabat yang ada, nantinya pasti akan dikenal semua, melalui berbagai rapat-rapat rutin.

Salah satu kunci untuk penyelesaian segudang permasalahan kota Jakarta adalah bekerjasama dengan para SKPD, dan selaku Gubernur, Joko Widodo beserta wakilnya Basuki  tidak khawatir dengan penilaian sejumlah pihak yang menyatakan kesulitannya membina konsolidasi ke dalam birokrasi Pemprov DKI. Yang penting setiap pejabat harus mampu menjawab dan menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat.

Secara umum Gubernur DKI Jakarta melihat bahwa seluruh SDM yang dimiliki Pemprov DKI ini cukup profesional dan tidak perlu diragukan lagi. Kualitasnya ke depan akan ditingkatkan atau di upgrade agar lebih profesional. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya