Berita

surya paloh/ist

Jika Isu Kudeta Betul, Kelihatan Sekali Nafsu Berkuasa Surya Paloh

Berkacalah pada Prabowo dan SBY
RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 14:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seharusnya, pendiri organisasi Nasional Demokrat, Surya Paloh, berkaca pada karakter kepemimpinan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal itu terkait isu Surya Paloh berencana "mengkudeta" jabatan Ketua Umum Partai Nasdem di Kongres yang digelar Januari 2013.

"Mestinya Surya Paloh bisa seperti Prabowo dan SBY tanpa menjadi Ketua Umum de jure," ungkap pengamat politik senior, Indria Samego, dalam pernyataan kepada wartawan via telepon, Rabu (14/11).


Indria menilai, meski Prabowo dan SBY secara de jure bukan ketua umum, namun secara de facto merekalah yang mengatur partai. Dia juga menilai bila pengambilalihan itu tetap dilakukan, akan menurunkan nilai-nilai ketokohan Surya Paloh.

"Kelihatan sekali naluri ingin berkuasanya," pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto mengungkapkan, mandat pucuk kepengurusan Partai Nasdem akan diserahkan kepada Surya Paloh pada konvensi Januari 2013. Partai Nasdem pun sudah memastikan segera menggelar konvensi nasional setelah verifikasi parpol peserta Pemilu 2014 tuntas.

Namun opini publik mengatakan, bila Surya Paloh tetap memaksakan mengambil alih kepengurusan Partai Nasdem, bukan tidak mungkin dia akan dicap hanya menjadikan anak-anak muda sebagai "mainan".

Dan bukan Surya Paloh saja yang diisukan mengincar kursi Ketua Umum partai, tapi beberapa nama tokoh Nasdem sudah mulai disebut-sebut sebagai calon petinggi di bawah kepemimpinannya. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya