Berita

lmnd/ist

Lamen: Turunkan SBY-Boediono Sekarang Juga!

MINGGU, 28 OKTOBER 2012 | 11:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Cita-cita dan tujuan kemerdekaan nasional yang diperjuangkan oleh kaum muda Indonesia sejak 28 Oktober 1928 dan pendiri bangsa ini pada 1945 semakin hari semakin kabur. Pasalnya, kebijakan demi kebijakan yang dibuat oleh penguasa negeri ini selalu menghamba kepada pemodal asing dan bukan demi kepentingan rakyat.

Keberpihakan pemerintah dengan pemodal asing ini telah mengakibatkan rakyat menjadi miskin karena terlantar tidak mendapat pekerjaan serta penghidupan yang layak.

Untuk itu, pada peringatan 84 tahun Sumpah Pemuda ini, Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) mengajak rakyat dan kaum muda untuk bergandengan tangan membangun Indonesia baru tanpa kemiskinan dan pengangguran.


"Kita semua rindu akan Indonesia baru yang bermartabat, yang rakyatnya nyaman berkerja dan elitnya tidak lagi korupsi. Cukup sudah kemiskinan," ujar Ketua Umum EN-LMND, Lamen Hendra Saputra dalam rilis yang diterima redaksi (Minggu, 28/10).

Lamen mengaku ironis kala melihat beban biaya hidup yang semakin tinggi dan penghasilan rakyat banyak yang menurun, sementara disisi lain, pemerintah pro pasar bebas atau Neoliberalisme dan Korup (SBY-Boediono), yang berkuasa saat ini tanpa malu-malu justru mengatakan bahwa kemiskinan dan pengangguran di negeri ini telah menurun.

"Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum sampai kaum tersebut mampu merubahnya dengan kekuatan yang dimilikinya,” ujar Lamen mengutip dalil Al Quran.

Lebih lanjut, Lamen menyerukan agar semua elemen Indonesia bersatu untuk menyudahi kepemimpinan SBY-Boediono yang gagal mewujudkan cita-cita bangsa ini.

"Turunkan SBY-Boediono sekarang juga!," demikian Lamen.[ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya