Berita

TB Hasanuddin/ist

Politik

TB Hasanuddin: Situasi Tidak Sehat Antar Lembaga Mesti Diselesaikan dengan Cara Hukum

MINGGU, 28 OKTOBER 2012 | 09:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Indonesia dilanda situasi saling curiga antar lembaga negara.

Eskalasi politik terjadi setelah muncul isu temuan BPK yang menyebutkan kerugian negara di PT. PLN yang jumlahnya mencapai puluhan triliun rupiah. Kemudian disusul pengakuan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang menuding ada anggota DPR yang suka minta jatah dari BUMN.

"Ini bahkan menjurus pada saling fitnah antar lembaga negara," ujar politisi PDI Perjuangan, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu pagi (28/10).


Situasi tidak sehat antar lembaga negara yang saling curiga menjurus saling fitnah, lanjut Hasanuddin, harus diselesaikan dengan cara berikut.

"Secara pribadi saya selaku anggota DPR meminta, pertama, kasus kerugian uang negara di PLN harus dibongkar ke publik sejelasnya agar rakyat mengetahuinya," tegas dia.

Dalam hal tersebut, Ketua DPD PDIP Jawa Barat itu meminta KPK turut aktif menyelesaikannya. Kedua, Dahlan Iskan juga harus mempertanggungjawabkan ucapannya dengan menyebut terang benderang siapa saja anggota DPR yang minta bagian.

"Jelaskan siapa orangnya, berapa jumlahnya, dan dari BUMN mana saja. Laporan jangan hanya ke Badan Kehormatan DPR tapi sekalian laporkan juga ke KPK dan pidanakan kalau terbukti bersalah," serunya.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya