Berita

ist

Blitz

Asyiiik Fest Kemas Budaya Lokal dalam Bentuk Modern

SELASA, 23 OKTOBER 2012 | 19:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Budaya lokal Indonesia tidak boleh hilang dimakan perubahan zaman. Budaya asing yang merambah masuk ke masyarakat lokal harus disikapi dengan bijak.

Demikian Marketing Manager Sampoerna Kretek, Yasin Tofani Sadikin, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa petang (23/10).

Yasin menjelaskan, banyak seniman Indonesia berhasil menghadirkan budaya lokal dalam kemasan yang lebih modern. Dia menyebutkan beberapa nama seperti Jogja Hip hop Foundation, Babendjo, serta Langgir Badong, yang merupakan ciptaan seniman Ade Suarsa berupa alat musik bambu yang digendong.


"Munculnya kebanggaan generasi muda dewasa ini terhadap budaya lokal yang dikemas dalam bentuk kontemporer, harus diapresiasi. Dan itu kami wujudkan dalam Sampoerna Kretek Asyiiik Fest," ujar Tofani.

Kegiatan Sampoerna Kretek Asyiiik Fest juga dilekatkan dengan keseharian budaya lokal Indonesia yang menonjolkan sisi riang dan guyub. Semua itu berangkat dari kekhawatiran mendalam atas potensi raibnya budaya lokal masyarakat Nusantara.

Sementara itu, dalam keterangan pers yang sama, budayawan Sujiwo Tedjo, menambahkan bahwa budaya lokal Indonesia yang dikemas lebih modern selalu laris di masyarakat.

"Saya sering berkreasi untuk menghadirkan budaya-budaya lokal dalam kemasan lebih modern sehingga lebih dinikmati semua orang," jelasnya.

Sujiwo akui bahwa budaya lokal memang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal yang masih layak diterapkan dalam kehidupan sekarang. Di samping, budaya lokal Indonesia merupakan budaya yang asyik.

"Karakternya ringan dan tidak bersifat menggurui," pungkasnya. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya