Berita

Jusuf Kalla

Wawancara

WAWANCARA

Jusuf Kalla: Saya Memang Sarankan SBY Tengahi Masalah KPK-Polri

SENIN, 15 OKTOBER 2012 | 09:02 WIB

Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku  pernah menyarankan Presiden SBY untuk menyelesaikan konflik KPK dengan Polri.

‘’Saya menyarankan tengahi saja masalah itu. Sudah saatnya turun tangan. Begitu yang saya sam­paikan saat itu,’’ ujar Jusuf Kalla kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Presiden SBY, Senin (8/10), akhirnya mengeluarkan lima so­lusi untuk menyelesaikan konflik tersebut. Tapi hingga kini belum ada eksekusi.

Lima solusi itu: Pertama, pena­ng­an hukum dugaan korupsi Simulator SIM yang melibatkan Ir­jen Pol Djoko Susilo agar di­tangani KPK dan tidak pecah.

Kedua, keingingan Polri untuk melakukan proses hukum terha­dap Kompol Novel Baswedan saya pandang tidak tepat baik dari segi timing maupun caranya.

Ketiga, penugasan para pe­nyidik Polri di KPK selama em­pat tahun dan dapat diperpanjang dengan koordinasi dengan Ka­polri. Keempat, revisi Undang-Un­dang KPK tidak tepat dilaku­kan saat ini. Kelima, KPK dan Pol­ri diminta memperbaharui MoU dan dipatuhi serta dija­lankan.

Jusuf Kalla selanjutnya menga­ta­kan, yang disampaikan SBY itu merupakan perintah kepada Polri, sehingga wajib mematuhinya.

Berikut kutipan selengkapnya;


Apa Anda ikut memberi so­lusi itu?

Secara langsung sih tidak. Tapi saya pernah katakan waktu itu, su­dah saatnya BY turun tangan un­­tuk membantu menyelesaikan per­masalahan Polri dan KPK.

Apa SBY meminta masukan kepada Anda?

Nggak. Seperti yang pernah saya katakan bahwa saya siap membantu jika diminta ikut me­nyelesaikan persoalan antara KPK dan Polri. Karena masalah ini harus cepat diselesaikan. Ja­ngan terus menerus dibiarkan ka­rena akan menjadi preseden bu­ruk bagi penegak hukum.


O ya, Polda Bengkulu tetap memproses kasus Novel Baswe­dan, tanggapan Anda?

Saya rasa semuanya sudah tahu bahwa tindakan yang dilakukan Polri memang tidak wajar. Siapa pun sudah tahu tentang hal itu. Saat ini masyarakat tidak bodoh dalam menilai.


Apa Polda Bengkulu tetap mem­proses kasus itu atas pe­rin­tah atasannya?

Nggak tahu. Yang jelas, ini aneh saja. Kasus ini memang tidak wajar.

 Yang perlu diingat bahwa, baik Polri maupun KPK sangat penting bagi bangsa ini. Karena itu, keduanya bisa bersinergi.

Kasus simulator SIM memang ha­rus ditangani KPK sesuai de­ng­an Undang-Undang KPK kan.  


Bagaimana kalo lima solusi itu tidak dijalankan?

Polri diharapkan jangan sam­pai mbalelo atas perintah SBY. Itu bentuk perintah yang tegas. Mau tidak mau Polri harus segera mematuhinya.


Bagaimana kalau Polri tidak melaksanakan perintah SBY itu?

Masa Presiden sudah bersikap se­cara terbuka kepada umum se­perti itu, di bawahnya tidak men­jalankannya. Polri harus patuhi itu.    [Harian Rakyat Merdeka]


Bagaimana kalau Polri tidak melaksanakan perintah SBY itu?

Masa Presiden sudah bersikap se­cara terbuka kepada umum se­perti itu, di bawahnya tidak men­jalankannya. Polri harus patuhi itu.    [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya