Berita

ilustrasi, Yamaha Injeksi

Otomotif

Yamaha Injeksi Makin Laris Di Pasar

SENIN, 15 OKTOBER 2012 | 08:00 WIB

Langkah Yamaha menguasai pasar injeksi di Indonesia se­makin mantap. Produsen sepeda motor berlambang garpu tala ini mencatat total penjualan sekitar 208.849 unit, atau naik 56 persen pada September 2012, diban­dingkan penjualan Agustus sebe­sar 134.020 unit. Kenaikan pen­jualan terjadi di semua segmen motor Yamaha.

“Permintaan motor injeksi Ya­maha terus meningkat. Ini mem­buktikan kepercayaan kon­sumen terhadap motor injeksi sangat bagus. Ditambah penga­laman sukses Yamaha menangani  in­jeksi sudah  lebih dari lima ta­hun,” ungkap Public Rela­tion Corporate & Comm­uni­ca­tion Head Yamaha Indra Dwi Sunda di Jakarta, Selasa (9/10).

Dia mengungkapkan, motor injeksi Yamaha, seperti Mio J, Jupiter Z1, Soul GT dan V-Ixion mampu berkontribusi sebanyak 69 persen dari total penjualan Sep­tember. Pergerakan motor bertek­nologi Fuel Injection (FI) Yamaha di pasar diklaim terus menguat dengan penjualan 143.506 unit.

Pertumbuhan penjualan ini dito­pang oleh  Mio J CW FI Teen se­banyak 43.400 unit atau naik 86 persen dibandingkan Agus­tus,  Mio J FI 2.446 unit dan Mio J CW FI, 14.555 unit. Selan­jutnya, Soul GT me­nyumbang 28.220 unit dan mo­tor bebek injeksi pertama Ya­ma­ha Jupiter Z1 terjual 20.431 unit.

Untuk total penjualan di Se­p­tem­ber sendiri, segmen bebek ber­kontribusi 68.262 unit, matik 92.782 unit dan sport 47.805 unit. Tiga kategori produk Ya­maha itu  mengalami kenaikan positif. 

Xeon misalnya, penjualannya naik dan hingga kini sudah 3.771 unit. Sedangkan segmen sport, V-Ixion sangat laris terjual dengan kontribusi penjualan 34.454 unit  atau naik 42 persen dibandingkan Agustus.  Setelah itu, disusul Byson 11.489 unit atau naik 30 persen dan Scorpio Z 1.502 unit atau me­ningkat 413 persen.

“Paling tinggi matik naik 67 persen, bebek 49 persen dan sport 42 persen. Di segmen bebek, Jupiter MX paling menonjol penjualannya karena meningkat pesat 122 persen. Dari 12.936 unit di bulan Agustus, jadi 28.779 unit di September,” tutupnya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya