Berita

ilustrasi, Tata Aria

Otomotif

Mobil Diesel Crossover India Siap Berkompetisi Di Pasar

Antusiasme Masyarakat Tanah Air Cukup Besar
SENIN, 08 OKTOBER 2012 | 08:13 WIB

Meski belum melakukan kegiatan produksi di Indonesia, PT Tata Motors Indonesia (TMI) sudah memperkenalkan beberapa kendaraannya. Salah satunya di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV), Crossover Tata Aria 4x4.

Otomotif asal India ini meng­­­­hadirkan produknya de­ngan memadukan segmen MPV de­ngan Sport Utility Vehicle (SUV). Sistem itu me­mung­kinkan pengendara meng­gu­nakan fitur penggerak roda de­pan dan be­lakang sesuai kebu­tuhan ma­sya­rakat Indo­nesia.

President Di­rector PT TMI Biswadev Sengup­ta meng­ung­kapkan, kebanggaannya atas respons positif masyarakat ter­hadap Tata Aria di ajang In­do­nesia International Motor Show (IIMS) 2012.

“Kami senang dan bangga, selama pameran IIMS ber­lang­sung, masyarakat antusias ter­hadap Tata Aria 4x4. Ini di luar perkiraan kami loh,” ungkap Sengupta di Jakarta, Rabu (3/10).

Mobil yang menggunakan mesin diesel 2.2 L DiCOR (Di­rect Injection Common Rail) mampu menghasilkan kekuatan sebesar 140/150 PS serta torsi hingga 320 Nm. Bahkan untuk menambah ketangguhannya, Tata Aria dilengkapi dengan Cruise Control, sehingga mam­pu mele­sat setangguh ken­daraan SUV.

“Dengan mengusung Smart Solutions for Mobility Needs (Solusi Cerdas untuk Kebutuhan Mobilitas Anda) menjadi sema­ngat kami untuk meramaikan pasar otomotif dan Crossover MPV 4x4 belum ada di Indo­nesia,” terangnya.

Selain dilengkapi me­sin tang­guh, mobil ini juga hadir dengan tampilan, spesifikasi, dan fitur-fitur terbaik dengan Mus­cular Velg 17 Alloy Wheel. Lampu depan Projector Beam yang di­sematkan, memiliki daya pancar dan terang optimal, se­hing­ga memberikan kesan tam­pilan yang elegan dengan pe­nam­bahan grill depan berlapis chrome.

Mobil berkapasitas tujuh  pe­num­pang ini juga dilengkapi Ventilated Disc Brakes de­ngan Twin Pot Calipe dan Disc Brakes untuk bagian roda bela­kang. Suspensinya Independent, Dou­ble wishbone dengan Coil Spring untuk bagian depan serta sus­pense 5 Link dengan coil spring di bagian belakang. Untuk me­nunjang kenyamanan hand­ling, Tata Aria dibekali Rack and Pinion yang telah dilengkapi Power Assistance.

Dari segi keamanan, Anti-Lock Braking Sistem (ABS) dan Elec­tronic Braking Distribution (EBD) menjadi fitur standar bagi Tata Aria. Layaknya MPV dan SUV premium, Tata Aria juga di­lengkapi fitur Darkness sensing auto headlamps yang mampu mendeteksi kegelapan dan me­nyala secara otomatis, rain sen­sing auto wipers, Electronic Stability Program, Traction Control System dan enam kan­tung udara (airbag).

“Tata Aria kami hadirkan untuk memenuhi inspirasi masyarakat yang membutuhkan sebuah ken­daraan yang tangguh, handal, sekaligus nyaman untuk di­kendarai bersama keluarga,” tutur Sengupta.

Meski belum dipasarkan, Tata Aria sudah banyak yang pesan. Dan sesuai komitmennya, Tata Motors Indonesia hanya akan memasarkan seluruh line-up produknya saat jaringan dealer 3S (Sales, Service, Spare parts) berjumlah 10-15 di seluruh Indo­nesia beroperasi.

Dalam International Indonesia Motor Show (IIMS) 2012, Tata Motors memamerkan 13 jenis kendaraan dalam indoor booth dan outdoor booth, compressed n­a­tural gas (CNG) Pavillion, kendaraan ramah lingkungan berteknologi CNG. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya