Berita

Kemenhub Apresiasi PIAK KPK

KAMIS, 04 OKTOBER 2012 | 20:51 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengapresiasi hasil Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi, dimana menetapkan kementerian yang dipimpin EE Mangindaan itu sebagai lembaga/institusi dengan pelayanan terbaik dan minim suap.

"Langkah KPK sangat positif sehingga peluang KKN," ujar Irjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Iskandar Abubakar kepada media di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (4/10).

Ia juga menyatakan, program PIAK merupakan langkah awal pencegahan korupsi di setiap instansi.


"Yang penting dalam penilaian anti-korupsi ini kita wajib memiliki kode etik, di mana diatur apa yang menjadi hak bagi pegawai dan apa langkah yang dilakukan jika terjadi pelanggaran," terang Iskandar.

Untuk sistem rekrutmen pegawai, Iskandar menyatakan Kemenhub sudah menyerahkan prosesnya kepada pihak ketiga.

"Pelaksaannnya menjadi sangat transparan, semua bisa masuk selama lulus dan memenuhi persyaratan, bukan lagi karena kenalan," paparnya.

Lebih lanjut Iskandar menyatakan, pihaknya melakukan penilaian atau seleksi ketat kepada pejabat yang akan menduduki jabatan tinggi di lingkungan kementerian.

"assessment juga dilakukan oleh pihak ketiga. Sehingga dengan demikian kita bisa mendapat pegawai yang berkualitas" pungkas Iskandar.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya