Berita

Kimberly Ryder

Blitz

Kimberly Ryder, Susah Cari Lawan Main

KAMIS, 04 OKTOBER 2012 | 08:39 WIB

Wanita bertubuh tinggi nyatanya tak selalu nya­man. Kalau tak percaya, tanyakan kepada Kim­berly Rider.

Buktinya, artis blasteran Inggris-Sunda ini sering mendapat komplain dari Production House yang menggunakan jasanya karena susah cari lawan main pri yang tingginya minimal setara dengan Kimberly.

“PH atau sutradara suka komplain kalau partner lawan main aku lebih pendek. Habisnya aku bi­ngung, akunya ketinggian atau partner-ku yang pendek. Aku hanya ketawa-ketawa aja,” kata Kimberley di Jakarta, kemarin.

Perlu diketahui, langganan main FTV ini ber­tinggi 175 sentimeter. Tapi karena gemar meng­gunakan high heels, tingginya bisa lebih dari 180 cm.

Dalam kesempatan yang sama, Kimberly bi­lang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Alasannya, kehidupan dan karier aktingnya bisa mentok jika tetap di Indonesia.

“Kalau di sini kan filmnya suka yang muka-muka Indonesia. Kalau aku kan lebih bule dan ter­lalu tinggi. Jadi why not (kenapa tidak-red) nge­rintis karier akting di luar negeri. Aku pengennya masa depanku kerja di luar negeri,” ungkap bintang film The Witness dan 18++ Forever Love ini.

Soal pilihannya, Kimberly akan memilih dua negara beraksen British. Baginya, sekolah dengan bahasa Inggris lebih nyaman.

“Aku mau lanjutin sekolah di UK (United Kingdom atau Inggris-red) atau di Australia. Aku emang senangnya Bahasa Inggris dan aku pe­ngennya masa depan aku kerja di luar negeri,” ujar dara kelahiran Jakarta ini.

Bahkan buat merealisasikan keinginannya itu, Kimberly tengah mempersiapkan diri jauh sebelum kepastiannya melanjutkan kuliah di luar negeri.

“Aku lagi fokus perdalamin bahasa Inggris sih, karena memang lebih compatible dengan bahasa Inggris,” tukas si cantik. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya