Berita

Demian-Yulia

Blitz

Yulia & Demian, Ribut ‘Hak Asuh’ Mobil

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2012 | 08:58 WIB

Perang antara Demian dan Yulia makin memanas. Selain berebut anak, keduanya juga ngotot berebut mobil.

rama proses perceraian Yulia Rachman dan Demian Aditya semakin menjurus tidak sehat dan tidak masuk akal. Selain berebut anak, Yulia dan Demian juga ngeributin masalah harta, termsuk mobil. Ini mengemuka dalam lanjutan sidang cerai mereka yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kemarin.

Didampingi pengacara dan ibundanya, Yulia hadir dalam sidang dengan agenda pembuktian tersebut. Namun, Demian selaku tergugat kem­bali absen dan hanya mengutus kuasa hukumnya.

Absennya Demian membuat pihak Yulia kecewa. Sebab, keterangan secara lang­sung dari Demian dianggap bisa mem­perjelas dan mempercepat proses penye­lesaian masalah.

“Tadi majelis hakim sudah bilang bahwa hari ini tergugat harusnya hadir. Su­dah di­minta secara resmi untuk mediasi akbiat perceraian,” kata Yulia, usai sidang.

Yulia menyayangkan karena alasan yang dikemukakan atas ketidakhadiran Demian selalu sama, yakni soal pekerjaan.

“Katanya karena pekerjaan, harusnya bisa dijadwalkan dan dibicarakan dengan kuasa hukum,” imbuhnya.

Kuasa hukum Yulia, Muhammad Mi­lano menambahkan, pihak majelis hakim telah meminta kehadiran Demian agar kasus tersebut dapat segera terselesaikan.

“Mengharapkan kehadiran Demian. Majelis yang berkeinginan langsung untuk mempercepat proses perceraian agar ada status yang jelas. Kita sangat terbuka, ka­lau cepat selesai kan cepat ketemu anak juga,” ujar Milano.

Proses kian alot manakala sang pre­senter dan pesulap bersitegang masalah hak asuh anak dan harta gono-gini, ter­masuk mobil.

Melalui kuasa hukumnya, Sofia Man­dagi, Demian berusaha untuk merebut dua hal tersebut yang merupakan haknya. Pihak Yulia pun mempertahankan hak kepemilikan mobil tersebut.

“Kedua belah pihak memang mem­per­soalkannya. Bukan hanya dari Demian doang. Salah kalau mereka nggak minta harta. Mobil masa dibagi dua, gergaji dong? Kalau bisa sama rata, kita damai-damai saja,” kata Sofia.

Kontan saja, harta gono-gini dan ‘hak asuh’ mobil yang diminta Demian sudah di luar batas.

“Yang diminta Aditya (Demian) harta yang jauh sebelum perkawinannya. Yang dia minta di luar konteks,” kata Petrus Balapatyona, pengacara Yulia yang lain.

“Mobil kredit itu harta mereka, tapi juga bukan 100 persen milik mereka, karena sebagian masih punya leasing. Sekarang mobil itu juga ada di Aditya,” lanjut Petrus.

 Soal anak, Demian pun memiliki bukti baru untuk mendapatkan hak asuh. “Kita akan gugat balik, cara membuk­tikannya ya dengan bukti baru yang kita ajukan,” ucap Sofia.

Demian merasa yakin memenangi hak asuh anak. Salah satunya, jika ia bisa membuktikan Yulia telah berselingkuh.

“Kalau misal ibu narkoba, penyakit ji­wa, apalagi selingkuh,” tutur Sofia.

Apakah itu artinya secara tidak langsung pihak Demian menuding Yulia telah se­lingkuh? “Nanti saja pada saat kesaksian dari kita, baru kita buka,” kilah Sofia.

Belakangan pihak Yulia sering me­nye­but bahwa Demian punya wanita idaman lain. Pihak Demian pun menuntut bukti atas tudingan tersebut.

“Kalau mereka bisa buktikan ada, sila­kan saja. Harusnya dimasukkan dalam materi. Alasan perceraian adalah adanya orang ke­tiga, harusnya gitu,” ujar Sofia.

“(Tuduhan selingkuh) selalu dari Yulia. Kita santai saja karena nggak ada bukti,” imbuhnya.

 Sebelumnya diberitakan, akhir Feb­ruari lalu, Yulia memergoki Demian yang di­duga sedang berkencan dengan model cant­ik bernama Sara Wijayanto di apar­temen di kawasan Cilandak, Ja­karta Se­latan. Stres mikirin Demian se­lingkuh, Yu­lia sempat melakukan per­cobaan bunuh diri. Gagal meninggal, Yulia dilarikan ke rumah sakit di Bogor dan diopname.

“Saya lupa persisnya seperti apa. Yang pasti saya menyakiti diri sendiri dengan mengambil (kaca) itu lalu (menggores­kan) itu ke tangan saya. Saya nggak tahu lagi dan saya tersadar sudah di ICU,” kisah Yulia, belum lama ini.

“Saya berpikir saat itu mungkin kalau saya sampai nggak ada dia gimana. Ke­bodohan saya saat itu saya pikir mung­kin itu,” sambung Yulia seperti menye­sali perbuatannya.

Kala diopname di rumah sakit BMC, Bogor pasca gagal bunuh diri, ter­ung­kaplah misteri perselingkuhan Demian. Kata Yulia, Demian mengaku sendiri di depan dokter rumah sakit.

“Setelah kejadian itu, dia mengakui saya stres karena dia dekat dengan wanita lain kepada dokter,” beber Yulia. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya