Berita

fitrah dan nazaruddin/ist

Politik

TAWURAN PELAJAR

Pengacara: Pembacokan Oleh Fitrah Ramadhani Kenakalan Remaja, Bukan Kriminal

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 | 22:32 WIB | LAPORAN:

Nazaruddin Lubis, pengacara Fitrah Ramadhani (FR) alias Doyok, pelaku penganiayaan yang mengakibatkan siswa SMAN 6 Jakarta, Alawy Yusianto Putra (16) tewas, mengatakan tindakan kliennya bukanlah tindakan kriminal.

"Tidak, itu bukan kriminal. Kategorinya sebagai kenakalan remaja. Kalau kriminal tindak pidana yang dilakukan secara persekongkolan," kata Nazaruddin di Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (27/9).

Menurutnya, Fitrah yang merupakan anak pengusaha mebel di Bali memang pernah tinggal kelas, namun tidak pernah berurusan dengan penegak hukum.


"Memang tinggal kelas, tapi bukan residivis," imbuhnya.

Dia juga mengatakan, pembacokan oleh Fitrah tidak dilakukan secara berencana. Tapi dilakukan dalam kondisi tidak sadar atas reaksi yang ada saat itu.

"Awal mula terjadinya karena siswa SMA 70 dipukul oleh SMA 6 hari Jumat, sehingga solidaritas teman membalas pada hari Senin. Spontanitas saja," tuturnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya