Berita

Naysila Mir­dad (Nay) dan Dude Harlino

Blitz

Naysila Mirdad, Cowok Idaman Tetap Dude

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 | 08:44 WIB

Gara-gara jarak, Nay baru putus sama pengusaha muda. Sedangkan kalau memilih Dude, terhalang perbedaan agama...

kisah asmara Naysila Mir­dad (Nay) dan Dude Harlino terus berlanjut. Meski ber­ulangkali disangkal, keduanya masih sering me­muji. Bahkan status Nay dan Dude saat ini sama-sama menjomblo. Dude sudah lama putus dengan Asmirandah, sedangkan Nay kabarnya baru pu­tus dengan pengusaha muda, Jenda Badilangoe.

“Nay dan Jenda sebenarnya sudah lama pa­caran, tapi baru putus karena masalah jarak. Jenda kan ma­sih kuliah dan stay di Australia,” ungkap sumber.

Saat ditemui Selasa (25/9), Nay kembali me­ngelak ditanya soal pacar. Tapi tetap saja, bagi putri Lidya Kandou dan Jamal Mirdad ini, Dude adalah sosok cowok idamannya. “Dia laki-laki yang selalu berkesan buat aku. Dia bisa membuat aku merasa nyaman saat bersama dia,” puji Nay.

“Semakin lama, semakin dalam, aku jadi sema­kin mengerti pribadi dia. Makin cocok, sering share tentang apa saja, kerjaan sampai pribadi,” imbuhnya.

Meski begitu, dia menganggap Dude tak lebih dari sekadar sahabat. Mungkin Nay sadar, ma­salah perbedaan agama antara dia dan Dude jadi tembok penghalang.

“Kami dari dulu sampai sekarang bersahabat. Aku berharap sampai tua nanti tetap bersahabat,” kata pesinetron dan model iklan ini.

Kembali berdalih, Nay enggan memikirkan pasangan karena masih ingin fokus meniti karier. Ia percaya, jodoh akan datang jika sudah tiba wak­tunya. “Kalau ngomongin pacar, aku seka­rang fo­kus sama karier dulu. Nanti juga jalan seiring waktu akan ketemu,” ucapnya yakin.

Kendati demikian, Nay berharap menemukan jodoh sebelum memasuki usia kepala tiga.

“Kalau perempuan jangan sampai di atas 30 tahun. Impian kaum perempuan itu menikah, tapi ya lihat bagaimana dulu,” cetusnya.

Setelah putus dengan Jenda, cowok seperti apa yang Nay cari nih? “Humoris dan enak dilihat. Yang terpenting, perhatian sama aku,” jawabnya.

Nay sadar, profesinya sebagai artis rentan gosip. Salah satunya saat dia sempat disebut telah mualaf demi bisa melangkah ke pelaminan bersama Dude.

“(Gosip) itu artinya banyak yang peduli sama aku, banyak yang menanyakan kabar aku,” ujar pesinetron Dewa dan Dewi Penjaga Rindu ini.

Tak seperti Angel Lelga misalnya, Nay merasa tidak perlu klarifikasi atau melakukan sesuatu yang aneh-aneh jika digosipkan. Menurutnya, gosip itu didiamkan saja. Toh nanti dengan sen­dirinya kebenaran akan terbukti.

Sebelumnya, nama Nay terseret saat asmara Dude dan Asmirandah kandas, tahun lalu. Disebut-sebut, Nay jadi orang ketiga.  

  â€œAku sempat mikir gini, ‘Ini bisa dihubungi lagi’. Tapi masalah intern itu kan masalah mereka, nggak ada hubungannya dengan orang lain, apalagi dengan aku,” kilah Nay.

  Perasaan tak enak dirasakannya karena se­lama ini dia bersahabat baik dengan Asmirandah. “Sama Andah kita berteman baik. Sempat takut ada kesalahpahaman. Dan Andah ngerti, kita di sini satu profesi. Jadi kita tahu tuntutan pekerjaan kita seperti apa,” jelasnya.

Nay juga bicara tentang kecantikan bagi se­orang wanita. Tak seperti anggapan keba­nyakan orang, Nay menilai cantik tak selamanya dinilai secara fisik saja.

 â€œPerempuan yang cantik itu bukan dilihat dari fisik aja, tapi dari hati. Walaupun dia tidak cantik, tapi rajin beribadah itu akan terpancar dengan sendirinya,” ungkap dara manis ini.  

Dia masih merasa belum cantik, sehingga ia berusaha menjaga sikap untuk menutupi keku­rangannya. “Kalau aku bilang cantik nanti dibilang ke­pedean. Yang pasti aku nggak merasa cantik, makanya berusaha bersikap bersahaja,” kata Nay.

Ditegaskan, untuk menjaga penampilan fisik­nya, dia tak pernah menghabiskan biaya mahal. Yang pasti, Nay selalu berusaha menjaga ke­bersihan agar terlihat cantik.

“Nggak harus mahal, yang penting sebersih mungkin. Kalau orang cantik tapi panuan, kan jadi nggak enak dilihat. Jadi sebisa mungkin merawat diri,” tandasnya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya