Berita

Bupati Pamekasan Raih Gelar Bapak Pemersatu Umat

SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 21:53 WIB

Bupati Pamekasan, Madura, Kholilurrahman, meraih penghargaan sebagai "Bapak Pemersatu Umat" dari para ulama dan tokoh masyarakat lintas agama di wilayah itu, Sabtu (23/9).

"Penghargaan kami berikan karena Bupati Pamekasan Kholilurrahman ini mampu menyatukan berbagai kelompok dan golongan keagamaan yang berbeda, tergabung dalam satu forum," kata Ketua Forum Komunikasi Ormas Islam (Fokus) Pamekasan, KH Abdul Gaffar.

Dengan adanya organisasi Fokus bentukan mantan Ketua PC Nahdlatul Ulama Pamekasan tersebut, kondisi Pamekasan memang lebih kondusif. Umat Islam berbeda aliran kepercayaan bisa hidup rukun, berbeda dengan di daerah lain, semisal, Sampang.


Demikian juga hubungan dengan penganut agama lain yang ada di Pamekasan. Seperti umat Hindu, Budha, dan penganut agama Kristen. Para tokoh agama lain di Pamekasan ini mengaku, bisa hidup tenang dan bisa menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan mereka masing-masing.

"Atas dasar itulah, maka kami memberikan penghargaan kepada bupati. Dan penghargaan ini bukan hanya dari umat Islam Pamekasan, akan tetapi juga dari agama lain," katanya menambahkan.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengaku, dirinya sengaja membentuk forum khusus sebagai media pemersatu umat Islam itu, karena ada kecenderungan ormas Islam ingin menonjolkan organisasinya masing-masing dan kurang memperhatikan keutuhan umat.

Fokus ini, kata dia, murni merupakan gagasan dirinya, sebelum menjabat sebagai Bupati Pamekasan tujuh tahun lalu.

"Hasilnya memang dapat kita rasakan sekarang, yakni adanya kekompakan antara sesama umat Islam yang ada dalam berbagai organisasi," katanya menjelaskan.

Tidak hanya itu saja, Fokus juga diprioritaskan pada kerukunan antarumat beragama, sehingga gerakan yang dilakukan organisasi tersebut selama ini juga bersama-sama dengan penganut agama lain.[ant/dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya