Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Gelarnya Belum Aman, Lorenzo Janji All Out

MotoGP
SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 08:04 WIB

.Meski unggul 38 poin dari rival terdekatnya, Jorge Lorenzo mengaku masih belum aman dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Pebalap tim Yamaha ini butuh kemenangan untuk memastikan gelar terhormat tersebut.

Seperti diketahui, Lorenzo kian dekat menuju gelar juara MotoGP. Pebalap asal Spanyol ini berhasil meningkatkan selisih poin dari 13 poin menjadi 38 poin, setelah Dani Pedrosa tidak berhasil finis di MotoGP San Marino. Kini, Lorenzo mengoleksi 270 poin, sedangkan rival terdekatnya Pedrosa menempti posisi kedua dengan nilai 232.

Balapan masih tersisa lima lagi dan berpotensi mendapatkan total 125 poin. Menanggapi hal ini, Lorenzo tidak mau meremehkan Pedrosa, yang sekarang menjadi pesaing terkuatnya untuk memperebutkan gelar juara MotoGP musim ini.

“Tentu, keuntungan ini memang patut untuk dipertimbangkan. Namun, jika anda finis ketiga atau keempat untuk balapan men­datang, sedangkan Pedrosa meraih keme­nangan, maka anda akan mengalami kekurangan poin,” ujar Lorenzo.

Lorenzo sadar peluang Pedrosa untuk memenangi MotoGP tahun ini memang belum tertutup. Kendati tertinggal 38 poin dan lomba tersisa lima lagi, pebalap Repsol Honda tetap dapat menjadi juara jika memenangi semua sisa perlombaan.

“Atau jika anda membuat kesalahan atau mengalami sesuatu seperti Pedrosa hari ini dan saya di Belanda, maka anda tidak akan bisa memenangi gelar juara. Jadi, kami harus mencoba untuk fokus, tampil cepat dan memenangi sejumlah balapan,” sambungnya.

“Seperti strategi saya sepanjang musim ini, jika tidak memungkinkan untuk meraih kemenangan, maka saya mengincar posisi kedua atau apa pun posisi yang terbaik untuk diraih,” tandas pembalap asal Spanyol itu.

Sementara itu, kru pengalaman Jerry Burgess mengatakan, Lorenzo pantas untuk diunggulkan dalam perebutan gelar juara MotoGP pada musim ini. Menurutnya, keunggulan 38 poin menjadi keuntungan bagi Lorenzo, karena balapan tinggal lima seri lagi. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya