Berita

ahok/ist

Omongan Ahok Menyayat Perasaan Orang Tegal dan Jawa

SENIN, 17 SEPTEMBER 2012 | 18:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan calon wakil gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama alias Ahok bahwa Transjakarta diurus dengan manajemen buruk seperti mengurus warteg sangat menyayat perasaan. Bagaimana tidak, Ahok dalam hal ini telah berkesimpulan bahwa manajemen para pengelola warteg sangatlah buruk.

"Ini perkataan bukan pada tempatnya. Itu sama saja mengatakan orang-orang Tegal, atau orang-orang Jawa mengurus wartegnya dengan buruk," ujar Direktur Eksekutif Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif (Majelis) Sugiyanto, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Senin, 17/9).

Tidaklah pantas, kata dia, Ahok yang dicitrakan selama ini sebagai anak muda yang cerdas dan pandai mengatakan sesuatu yang terkesan kuat menyakiti etnis tertentu.


"Ahok lupa warteg telah banyak membantu dan menjadi andalan masyarakat kurang mampu," imbuh Sgy, panggilan Sugiyanto.

Pernyataan Ahok yang menganggap manajemen warteg contoh manjemen buruk menimbulkan banyak kecaman, salah satunya di dunia maya. Sejarawan JJ Rizal dalam akun twitternya menyebut Ahok menghina warteg yang selama ini menjadi jejaring pengaman sosial di Jakarta, salah satu pilar utama survival kaum miskin kota.

"Kalo pro rakyat kecil, maju dgn ide populisme tapi nyebut warteg sbg contoh manajemen buruk, wah saya kuatir hidupnya jauh dr rakyat miskin," lanjut JJ Rizal.

"warteg koq anggap manajemen buruk, astaga lupa apa ratusan ribu kaum miskin kota dpt makanan murah en survive di jkt dr warteg. Nilai pmimpin bung dpt dilihat dr sejauh apa ingatan penghormatannya thd wong cilik, kromo, marhaen dlm tiap tutur tindaknya," sahut JJ Rizal.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya