Berita

ilustrasi

Olahraga

Sulsel Kawinkan Medali Emas Beregu

Jabar Ngaku Dikecewakan Juri
KAMIS, 13 SEPTEMBER 2012 | 08:37 WIB

Tim karate Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil mengawinkan medali emas di nomor kata be­regu putra dan putri di hari ke­dua Pekan Olahraga Nasio­nal (PON) XVIII di Riau, kemarin.

Di laga final kata beregu putra, Sulsel yang dimotori trio atlet Pelatnas yakni peraih me­dali emas SEA Games 2011, Fai­zal Zainuddin, Aswar dan Fi­delis Lolobua sukses menak­lukan DKI Jakarta dengan skor telak 5-0. Sedangkan, DKI Ja­karta yang menurunkan Ang­ga, Fery dan Ridi harus puas me­raih medali perak dan pe­rung­gu diraih Kalimantan Barat.

Sementara regu putri Sulsel yang menurukan trio atlet, Ri­rin KS, Triwulan dan Sulhadra berhasil mengalahkan tim Ja­wa Barat dengan skor tipis 3-2. Sedangkan medali perak di­re­but Jawa Timur.

Insiden sempat terjadi saat pengumuman pemenang kata beregu putri. tim Jabar sempat pro­tes karena menilai penam­pi­­lan mereka lebih baik dari tim Sulsel. Namun, keputusan juri sudah tidak bisa digugat.

“Wasit juri tidak melihat ting­kat kesulitan dari jurus yang di­peragakan tim Jabar, na­­mun ba­gaimanapun atlet te­lah ber­juang maksimal,” sesal Ke­tua Harian Pengda Forki Ja­bar, Su­gi­anto.

Atas kekalahan ini, tim kata Jabar yang diperkuat Ayu, Siti dan Eva gagal mendapatkan bo­nus rumah seperti yang di­jan­jikan Pemprov Jabar. Eva cs juga gagal mempertahankan medali emas PON yang diraih pada PON Kaltim 2008 silam.

Tak pelak, kekalahan itu mem­buat kubu Jabar kecewa. Gubernur Jabar Ahmad Her­ya­wan dan istrinya Ny Netty Her­yawan yang menyaksikan per­tandingan juga sempat kaget dengan keputusan juri.

Keduanya sempat berdiri dan mengacungkan tangan un­tuk aplaus karena yakin timnya bisa meraih emas. Namun, yang ter­jadi sebaliknya Jabar hanya me­raih perak.

Sebaliknya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang du­duk di samping kirinya lang­sung kegirangan, sehingga Her­yawan harus puas menya­lami rekannya itu. “Apapun yang terjadi harus kita terima, berta­runglah terus dengan ke­jujuran dan gigih,” kata Heryawan

Kemenangan tim kata bere­gu putri juga mengejutkan pe­la­tih tim Sulawesi Selatan Nu­kama Lahomang.  “Kemena­ng­an tim putri memang menge­jutkan karena target kami se­belumnya hanya perunggu. Ta­pi di luar dugaan mereka tam­pil bagus dan layak menang,” kata Nukama. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya