. Dengan menggunakan Kapal Perang RI (KRI) Surabaya, sebanyak 496 pemuda bahari dari seluruh Indonesia, pukul 10.00 WITA Selasa pagi (11/9) merapat di Pelabuhan A. Yani Kota Ternate Maluku Utara. Para pemuda ini akan mengikuti "Sail Morotai 2012" yang berlangsung 14 September 2012.
Kapal dr. Soeharso SBJ dengan operasi Surya Bhasakara Jaya sebagai rumah sakit apung dengan pengobatan gratis juga merapat ikut ke pelabuhan ini. "Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya LXI/2012, Sail Morotai. Makasar, Takabone, Labuha/Bacan, Ternate, Morotai- Agustus-Desember 2012" begitu tulisan yang tertera di Kapal ini.
Rombongan kapal ini berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin malam (28/8/2012). Pemuda bahari ini disambut Wakil Gubernur Maluku Utara, Walikota Ternate, Wakil Walikota Ternatai dan Muspida Maluku Utara dan Kota Ternatai. Pemuda yang mengikuti pelayaran tersebut berasal dari berbagai komponen seperti pramuka, organisasi karya kepemudaan, mahasiswa pemuda peduli keluarga berencanaan dan juga perwakilan pemuda dari seluruh provonsi.
Sebelumnya, 4-5 September mereka akan singgah di Ambon (Maluku), 7-8 September di Sorong (Papua Barat), 11-13 September di Raja Ampat, 11-12 September di Ternate, dan 13-15 September di Morotai (Maluku Utara) untuk mengikuti Sail Morotai. Dalam perjalanan pulang mereka akan singgah di Makassar. Diharapkan pada 24 September mereka sudah tiba di Jakarta.
Pemerintah telah menyelenggarakan kegiatan "Sail" sejak tahun 2009, dimulai dengan Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, dan Sail Wakatobi - Belitong 2011.
Pulau Morotai yang seringkali disebut sebagai East Indonesia Paradise, merupakan pesona kecantikan timur Indonesia dengan daya tarik wisata alam bahari yang sangat mempesona serta keragaman dan keunikan biota laut. Selain itu Morotai sering juga disebut sebagai Morotai The Memory Island (Morotai Pulau Kenangan), karena pada saat Perang Pasifik (Perang Dunia II), Morotai dua kali mengalami pendudukan tentara asing. Jepang pada 1942 di bawah pimpinan Jenderal Kawashima, serta tentara Sekutu pada 1944 di bawah komando Jenderal Douglas McArthur.
Sail Morotai 2012 kali ini mengangkat tema "Menuju Era Baru Ekonomi Regional Pasifik" dengan logo yang menggambarkan Perahu Layar bertuliskan "Sail Morotai 2012" sedangkan untuk maskot Sail Morotai 2012 adalah Burung Bidadari yang merupakan spesies langka dan dilindungi di Provinsi Maluku Utara. Burung ini melambangkan keindahan panorama, keunikan dan keragaman potensi kepariwisataan Maluku Utara. Sayapnya yang membentang mengandung arti keterbukaan masyarakan Maluku Utara. Hal ini merupakan bentuk komitmen terhadap pembangunan Pulau Morotai sebagai gerbang ekonomi dikawasan Pasifik.
[ysa]