Berita

Andy Murray

Olahraga

Modal Emas Olimpiade, Murray Optimis

AS Terbuka 2012
SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 | 08:03 WIB

Petenis asal Inggris, Andy Murray berpeluang besar meraih Grand Slam pertamanya setelah berhasil melangkah ke putaran final AS Terbuka 2012.

Peraih medali ini emas Olimpiade London 2012 ini, memastikan satu tiket ke final setelah dengan kerja keras harus tertinggal lebih dulu dari lawannya, Tomas Berdych di pertandingan semifinal, sebelum akhirnya berbalik menang 5-7, 6-2, 6-1, dan 7-6 (9-7).

Momentum tampaknya memang sudah jadi milik Murray. Dengan modal satu break, ia berhasil memimpin 3-1 di awal set ketiga. Namun, Berdych  bisa “menjawab” dengan break pada gim kelima guna memangkas ketinggalan atas Murray jadi 2-3.

Pertandingan kemudian bertambah seru setelah Berdych bisa menyamakan kedudukan jadi 4-4 lewat love game. Keadaan terus berimbang sampai kedudukan 6-6, memaksa tie break dilakukan. Pada akhirnya, Murray berhasil merebut kemenangan di set ini sekaligus menyudahi permainan.

Dengan hasil tersebut, merupakan final AS Terbuka kedua bagi Murray, setelah pernah melakukannya pada 2008. Saat itu ia menyerah tiga set langsung dari Roger Federer, yang kali ini sudah tersingkir di perempatfinal di tangan Berdych, lawan yang baru saja ditaklukkan Murray.

Sukses membawa pulang emas untuk negaranya Inggris Raya di ajang empat tahunan itu, membuat petenis peringkat empat dunia itu lebih percaya diri. Hal ini diungkapkan oleh petenis peringkat dua dunia Novak Djokovic.

“Siapapun yang pernah bermain melawan Murray tahu sebagus apa dia. Pertanyaannya bukan apakah dia bisa mengalahkan saya, Roger, dan Rafa? Dalam tenis, kebanyakan adalah urusan mental, dan saya yakin kemenangan pada Olimpiade membuat Murray memilikinya,” ujar Djokovic, seperti dilansir dari YahooSport.

Bahkan, Djokovic menambahkan, medali emas di London bagus untuk Murray, sebagai batu loncatan pada karirnya untuk memenangi turnamen utama (Grand Slam).  Sementara itu, Murray sendiri juga yakin dengan dirinya. Dia ingin targetnya untuk naik peringkat dunia dapat tercapai tahun ini.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya