Berita

ilustrasi/ist

Otomotif

35 Produsen Mobil Besar Bakal Bertarung Di IIMS

Targetkan Transaksi Rp 3,3 Triliun
SABTU, 08 SEPTEMBER 2012 | 08:11 WIB

Sebanyak 35 agen pemegang merek (APM) yang terdiri dari 25 merek kendaraan penumpang dan 10 merek kendaraan niaga, bakal bertarung dengan menawarkan produk unggulannya di ajang The 20th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 pada 20-30 September di Jakarta International Expo (JIExpo).

Perhelatan akbar otomotif terbesar ini, diramal bakal di­pa­dati seba­nyak 350 ribu pe­ngun­jung. Ketua Panitia Pelak­sana IIMS 2012 Johnny Dar­ma­wan menar­getkan, dari 350 ribu pe­ngunjung, pi­haknya bisa me­raup transaksi sebesar Rp 3,3 tri­liun selama acara berlang­sung. Tar­get tran­saksi ini naik dari IIMS se­be­lumnya Rp 2,5 miliar.

Adapun 35 APM yang siap ber­tarung, yaitu Audi, BMW, Chev­rolet, Chrysler, Daihatsu, Dodge, Ford, Geely, Honda, Hyundai, Infinity, Jeep, KIA, Mazda, Mer­cedes-Benz, Mit­su­bishi Motors, Mini, Nissan, Peu­geot, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, dan Volks Wagen (VW). Sedangkan untuk kenda­raan niaga, yakni Future Audio Work­shop (FAW), Foton, Hino, Isuzu, MAN Trucks, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Tata Mo­tors, Toyota Dyna dan UD Trucks.

“Luasnya area dan besarnya dukungan APM menjadi bukti peran aktif IIMS dalam mem­buka dan menjaga pasar otomo­tif di Indonesia, guna mewujud­kan pa­sar otomotif terbesar di ASEAN. Hal itu dilihat dari naik­nya jum­lah peserta tahun lalu sekitar 32 APM, kini men­jadi 35 APM yang ikut di IIMS 2012,” ungkap Joh­nny da­lam jumpa pers persiapan IIMS 2012 di Jakarta, Kamis (6/9).

Bazar mobil terbesar seluas 70.550 meter per segi (m2) ini me­ngusung tema Eco-Mobility.

“Tema ini dipilih guna me­ngu­rangi ketergantungan ter­hadap bahan bakar fosil, serta se­mangat untuk memprioritaskan cara hidup yang mengutamakan ra­mah ling­kungan dalam ber­ken­dara serta konservasi ener­gi,” terang Johnny.  

Para produsen mobil, kata dia, bakal menampilkan berba­gai pro­duk andalannya yang diklaim ra­mah lingkungan. Salah satunya, APM Chrysler yang menam­pil­kan Stay Driven Harmony Tech­nology yang me­madukan ke­se­la­rasan antara teknologi dan alam.

Begitu juga Toyota, yang akan hadir dengan tema Goodnes for Tomorrow. Tema ini memberikan yang terbaik demi masa depan yang lebih baik. Toyota akan menampilkan 25 produk baik berupa line up produk maupun special exhibits.

“Ajang adu teknologi dari para peserta diharapkan dapat mem­besar pasar mobil Indonesia. De­ngan target 350 ribu pe­ngun­jung, semoga penjualan bisa melebih target dari tahun lalu,” harapnya.

Penjualan Tembus 1 Juta

Ketua Umum Gabungan In­dustri Kendaraan Bermotor Indo­nesia (Gaikindo) Sudirman MR optimistis penjualan mobil hing­ga akhir tahun ini bisa mencapai 1 juta unit, meskipun ada aturan kenaikan uang muka kendaraan sebesar 30 persen oleh Bank Indonesia (BI).

“Pada penjualan Agustus me­ng­alami penurunan sampai 30-35 persen atau sekitar 77.000 unit. Kami perkirakan penjualan bulan lalu mencapai 714.000 unit. Pe­riode Januari sampai Juli, pen­jualan mencapai 637.000 unit,” jelas Sudirman.

Dampak kenaikan uang muka sebesar 30 persen, kata Su­dir­man, diperkirakan menu­run­kan penju­al­an pada bulan ini.

“Penurunan permintaan ken­da­raan akan terlihat pada akhir bu­lan ini. Masih ada waktu 3,5 bu­lan untuk meningkatkan pen­jualan dan Gaikindo yakin pen­jualan mobil tahun ini tembus 1 juta unit,” paparnyapede.

Agen pemegang merek (APM) yang paling terkena dampak ke­naikan uang muka, lanjut Su­dirman, merupakan produsen yang memasarkan produk de­ngan harga di bawah Rp 200 juta.

“APM yang menjual mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta paling merasakan kenaikan uang muka  atau Down Pay­ment/DP. Namun, mobil dengan harga di atas Rp 200 juta tidak menga­lami kendala akibat ke­bijakan ter­sebut,” ujarnya.

Gai­kin­do melihat permintaan mobil akan terus meningkat seiring mem­baik­­nya kondisi per­eko­no­mi­an. “De­ngan kondisi ekonomi yang terus mengalami pertum­buhan, maka daya beli masyarakat ter­ha­dap mobil baru akan semakin tinggi di IIMS nanti,” ujarnya.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Airlangga: Negosiasi Tarif AS Terkait Board of Peace Gaza

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:47

Pengedar 15,5 Kg Ganja Diciduk di Parkiran Stasiun Tanah Abang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:16

Dokumen Epstein Seret Nama Ahmed bin Sulayem, DP World Tunjuk Bos Baru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:27

Tetap Jalan, Menko Pangan Jelaskan Skema MBG di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:52

Film Heartbreak Winter x Mordenbeu: Dari Cinta yang Retak Menuju Versi Terbaik Dirimu

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:53

BNI Siagakan Layanan Terbatas Saat Libur Imlek

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

PANFEST 2026 Ajang Konsolidasi Kuatkan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:17

Diluruskan, Ini Alasan Polisi Tidak Tahan Bahar bin Smith

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:43

PANFEST 2026 Hadirkan 12.000 Sajian Pangan Nusantara di Hutan Kota GBK

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:08

Roy Suryo Cs Minta Cabut Status Tersangka, Ini Kata Polda Metro

Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya