Berita

yusril/ist

Jika PBB Menang, Yusril Ihza Mahendra Capres

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 15:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengurus DPP Partai Bulan Bintang (PBB) hari ini, Jumat, (7/9) kembali mendatangi KPU untuk melengkapi berkas. Ini dilakukan agar PBB lulus verifikasi. Sebelumnya, PBB telah mendaftar ke KPU pada 16 Agustus lalu.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban mengungkapkan, kalau partainya akan lolos verifikasi dan menargetkan 20 persen di pemilu 2014 nanti.

Mantan Menteri Kehutanan itu jugamenjelaskan sosok Ketua Dewan Syuro PBB, Yusril Ihza Mahendra adalah calon presiden alternatif yang diusung partai tersebut. PBB akan mengusung Yusril sebagai presiden berdasarkan kompetensinya yang mumpuni.


"Pilih PBB dulu maka baru setelah itu Pak Yusril akan dicalonkan oleh kami sebagai Presiden. Yusril berkapasitas yang jujur, berani dan dapat membawa Indonesia pada kemakmuran," ujar MS Kaban di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jum'at (7/9).

Namun, selain Yusril Ihza Mahendra, PBB tidak menampik adanya calon presiden alternatif lainnya yang muncul seperti Mahfud MD, Jusuf Kalla, Anis Baswedan, dan tokoh lainnya.

"Selama ini hasil survei menggiring kita pada calon presiden yang itu-itu saja (Prabowo, Megawati, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie). Indonesia butuh figur capres baru, salah satunya pak Yusril ini," imbuhnya

Sesudah nanti PBB mendapat kemenangan, ia kembali mengungkapkan ada nilai plus Yusril sehingga diusung PBB sebagai Capres adalah yang bersangkutan di mata masyarakat merupakan figur yang vokal dalam menentang ketidakadilan yang dilakukan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya