Berita

toto-puan

Undang Charta Politika, Puan Maharani Bantah Partainya Nggak Pede

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 13:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang Direktur Riset Charta Politika, Yunarto Wijaya untuk berdiskusi dan menanyakan kenapa sampai partai berlambang kepala banteng itu berada di urusan ketiga berdasar survei lembaga tersebut.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani membantah, partainya tidak percaya diri menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2014.

Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani menegaskan hal tersebut sebelum menggelar pertemuan dengan Yunarto Wijaya di ruang Fraksi PDIP di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (7/9).

"Insya Allah kami (PDIP) percaya diri, yakin dan mantap sebagai partai ideologis. Kami ikuti tahapan dan mekanisme sesuai Undang-undang Pemilu untuk mengikuti pileg dan pilpres ke depan," jelas Puan.

Meski percaya diri, Putri Megawati Soekarnoputri ini menegaskan, partainya akan menjadikan hasil survei sebagai bahan dasar untuk mengevaluasi dan menganalisa kekuatan partai.

"Bukan kami harus percaya begitu saja apa yang dilakukan Charta Politika dan survei yang lain. Kami hanya ingin tahu apa yang menjadi dasar Charta Politika," bebernya.

Sambung anggota Komisi DPR I ini, dinamikan politik terus masih berkembang setiap saat. Untuk pilpres dan pileg masih tersisa dua tahun untuk mempersiapkan diri menghadapinya dengan matang.

"Yang penting bagaimana kerja di lapangan menuju 2014," tegas cucu Bung Karno ini sembari menambahkan, setelah berdiskusi dengan Charta Politika, PDIP akan memberikan keterangan pers lebih jauh soal hasil pembicaraan tersebut. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya