ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan telaah atas data mengenai transaksi mencurigakan milik puluhan anggota DPR yang dilaporkan Pusat Penelusuran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Hasilnya belum bisa disampaikan, masih ditelaah," ujar Jurubicara KPK Johan Budi yang dihubungi Rakyat Merdeka Online melalui sambungan telepon, Rabu malam (6/9).
Data transaksi mencurigakan yang diserahkan PPATK kepada KPK pada pertengahan Agustus 2012 itu meliputi 18 rekening dimana 12 rekening diantaranya milik anggota DPR.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
UPDATE
Senin, 13 April 2026 | 19:51
Senin, 13 April 2026 | 19:50
Senin, 13 April 2026 | 19:31
Senin, 13 April 2026 | 19:17
Senin, 13 April 2026 | 19:16
Senin, 13 April 2026 | 19:14
Senin, 13 April 2026 | 19:07
Senin, 13 April 2026 | 19:02
Senin, 13 April 2026 | 18:57
Senin, 13 April 2026 | 18:52