Berita

Fauzi Bowo Sudah Pasti Jadi Gubernur Lagi

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2012 | 05:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Fauzi Bowo diyakini bakal kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Apapun yang terjadi, siapa pun pemenang putaran kedua pemilihan gubernur nanti.

Pesaingnya, Joko Widodo, walaupun menang tidak dapat dilantik sebagai gubernur sebelum mengundurkan diri dari jabatan Walikota Solo. Sementara pengunduran diri seorang kepala daerah bukan persoalan mudah.

"Jokowi belum mundur sebagai walikota Solo. Kalau mundur dia harus mendapat persetujuan 3/4 anggota DPRD Solo melalui sidang paripurna. Itu akan berat sehingga sudah pasti Fauzi Bowo yang menang," ujar Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia ( KP3I), Tom Pasaribu kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Rabu, 5/9).

PDI Perjuangan yang mendukung Jokowi hanya memiliki 15 kursi di DPRD Solo dari 45 kursi. Sementara Gerindra yang mendukung kandidat wakil gubernur Basuki T. Purnama alias Ahok hanya memiliki dua kursi. Sementara selebihnya adalah milik Partai Demokrat (tujuh kursi), Partai Golkar (empat kursi), Partai Keadilan Sejahtera (empat kursi), Partai Amanat Nasional (empat kursi) dan Partai Hanura (dua kursi). Artinya partai pendukung Fauzi Bowo memiliki 21 kursi di DPRD Solo. Sisanya, Partai Damai Sejahtera (PDS) yang netral dalam Pilgub DKI memiliki dua kursi.

Besar kemungkinan, kata Tom, Jokowi mengalami nasib serupa yang dialami Wakil Gubernur DKI Prijanto. Keinginan Prijanto mengundurkan diri ditolak paripurna DPRD DKI.


Tom melihat indikasi kuat DPRD Solo tak mau melepas Jokowi. Sebab alasan Jokowi mengundurkan diri bukan karena hal-hal yang bisa diterima publik, melainkan hanya karena motif ingin mengejar kekuasaan yang lebih besar.

"Kalau karena kasus pidana akan cepat keluar persetujuan. Tapi ini karena kekuasaan, maka akan berat," jelasnya.

Untuk itu Tom mengimbau masyarakat pemilih Jakarta agar benar-benar teliti menggunakan suara putaran kedua tanggal 20 September nanti.

"Warga Jakarta harus hati-hati jangan sampai suara mereka terbuang sia-sia," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya