Berita

nasir djamil/ist

Nasir Djamil Bingung dengan Omongan Ansyaad Mbai

RABU, 05 SEPTEMBER 2012 | 18:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gedung DPR dikabarkan akan menjadi target sasaran aksi jaringan terorisme selanjutnya. Mereka bahkan diketahui telah melakukan survei ke lokasi, seperti yang dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai.

Menanggapi kabar tersebut, Wakil Ketua Komisi III, Nasir Djamil mengaku tak percaya jika DPR akan dijadikan sasaran oleh para teroris.

"Saya enggak percaya kalau gedung DPR jadi sasaran teroris. Kalau mau cari anggota Dewan mudah mau cari kemana-mana," kata Nasir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Rabu, 5/9).


Politisi PKS ini pun tak lantas percaya begitu saja ketika mendengar bahwa DPR akan dijadikan sasaran berikutnya. Pasalnya gedung DPR bukan seperti Istana atau gedung yang seperti teroris rencanakan.

"Saya enggak percaya dengan info itu. DPR ini bukan tempat peralatan senjata kira-kira begitu," jelasnya.

Namun bila gedung ini mau dihancurkan, kata Nasir, sebenarnya mudah dan bisa saja. Karena pengamanan tidak begitu berat dan disetting semua rakyat bisa masuk. Oleh karena itu saya pastikan itu tidak benar.

"Tapi saya enggak percaya ini menjadi sasaran teroris walaupun betul simbol negara. Di sini tidak punya hal-hal yang barangkali dianggap mereka penting untuk dibom. Saya pribadi enggak percaya," paparnya.

Dikatakan Nasir bahwa hal-hal seperti ini jangan terlalu dipermasalahkan dan tidak usah juga dibesar-besarkan. Karena cukup disampaikan pada pihak terkait pasti semua akan selesai.

"Kami enggak mengerti maksud Ansyad sampaikan, ini harus ditata jangan sampaikan ke publik karena panik. Selama ini DPR tidak berhubungan dengan teroris kalau bermitra dengan penangkap teroris ya memang iya," tukasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya