Berita

Rabu Depan, Antasari Azhar-Jusuf Kalla Dipanggil DPR

RABU, 05 SEPTEMBER 2012 | 13:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pada masa sidang DPR ini, Tim Pengawas Kasus Bank Century di DPR mengagendakan beberapa hal.

Pertama, mengecek aset-aset eks Bank Century yang ada di luar negeri. Akan diputuskan pengecekan itu ditunda atau tetap dilaksanakan karena sebelumnya sudah disepakati bahwa anggaran DPR ke luar negeri diprioritaskan untuk kegiatan legislasi.

"Kami dulu usulkan ke luar negeri untuk mengecek apakah laporan Kejagung, Kepolisian dan tim terpadu pemburu aset benar, tidak benar atau sekadar angin surga dan bualan," ujar anggota Timwas Century, Hendrawan Supratikno, di Gedung KK1 DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9).


Agenda kedua adalah panggilan terhadap mantan Ketua KPK Antasari Azhar dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Rabu (12/9).

"JK dulu Wakil Presiden, dalam tanda petik mendapatkan penugasan khusus dalam bidang ekonomi. Tetapi dalam rapat-rapat terpenting bidang ekonomi dalam mengantisipasi krisis, JK tidak dilibatkan," kata Hendrawan.

Bahkan, kabarnya dari 13 rapat yang ada, JK hanya diundang dua kali saja. Jadi, ada semacam upaya sistemetis untuk tidak melibatkan atau mengecoh JK. Dikuatkan oleh transkrip rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang memuat pernyataan Sri Mulyani Indrawati.

"Dalam tanda petik, JK dikecoh dalam rapat-rapat penting bulan Oktober-November 2008," tambahnya.

"Pak JK itu menarik, karena dia tahu persis proses dan ruh dan niatan di balik semua langkah-langkah penyelamatan bank gagal," tutupnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya