Berita

ramadhan pohan/ist

Ramadhan Pohan Apresiasi PT Pindad yang Bisa Tembus Pasar Senjata Irak

RABU, 05 SEPTEMBER 2012 | 09:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Angkatan Bersenjata Irak berminat membeli produk PT Pindad, seperti Senjata Serbu 2, panser angkut anoa, dan panser Serbu Anoa.

Tentu saja ini diapresiasi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR, Ramadhan Pohan. Menurut Ramadhan hal ini menunjukkan bahwa kualitas PT Pindad sangat handal dan teruji, selain juga menawarkan harga yang kompetitif.

"Pembelian goverment to goverment ini dianggap sebuah contoh yang baik, karena menghilangkan faktor perantara serta membawa implikasi finansial yang sangat baik bagi industri PT Pindad," kata Ramadhan dalam keteraangan tertulis beberapa waktu lalu (Rabu, 5/9).


Menurut Ramadhan, hal ini juga akan menjadi tonggak sejarah bagi industri pertahanan Indonesia. Sebab artinya, senapan serbu RI mampu menggantikan AK 47 buatan Russia yang sangat legendaris itu

Wakil Sekjen DPP Demokrat ini juga ingin memberikan dukungan secara strategis dengan memberikan payung hukum yang dapat memberikan industri pertahanan menjadi sebuah atmosfer yang positif untuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik pada industri pertahanan, khususnya PT Pindad. RUU Industri Pertahanan, yang bisa menjadi payung hukum, akan digodok dengan memperhatikan masukan berbagai pihak yang menjadi stakeholder dan juga masukan penting masyarakat, seperti kalangan kampus untuk menghasilkan kualitas yang terbaik.

"Semoga dunia Industri Pertahanan Indonesia menjadi terpacu untuk dapat menghasilkan produk militer unggulan yang berjaya di pasar dunia. Sebagai bukti nyata bangsa dan negara RI mampu menjadikan globalisasi sebagai kesempatan, bukan ancaman," demikian Ramadhan. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya