Berita

KPUD dan Panwas DKI Tak Bangun Kultur Demokrasi

SELASA, 04 SEPTEMBER 2012 | 15:07 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti menegaskan pentingnya menjaga kultur dan pembangunan demokrasi ketimbang sekedar peraturan dalam Pemilukada DKI Jakarta. Hal itu dikatakan terkait berbagai pelanggaran yang muncul dalam Pemilukada DKI.

Ia menilai, jika semua diatur oleh undang-undang dan peraturan, Indonesia tidak butuh demokrasi dimana melulu perlu memperbanyak peraturan.

"Kalau anda kejar dari peraturan ya gak bakal ketemu, karena definisinya kabur. Definisi kampanye membuat kampanye jadi kabur. Maka pendekatan itu harus naik sedikit menjadi penegakan demokrasi," ujar Ray di hadapan para wartawan setelah diskusi "Selamatkan Pilkada DKI yang Jurdil dan Tanpa SARA, Selamatkan Demokrasi" di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (4/9).


"Mungkin Rhoma Irama melalui pendekatan undang-undang ia tidak bersalah. Tapi kalau anda menggunakan kacamata demokrasi ia bersalah. Mestinya Panwas mengingatkan Rhoma jika tindakannya mengancam demokrasi," sebutnya lagi.

Menurut dia, Panwas bekerja hanya melihat UU dan peraturan. Jika dari dua hal itu tidak melanggar maka selesai perkara.

"Kalau seperti begitu sih serahkan ke robot saja," imbuh Ray.

"Kultur demokrasi kita harus dibangun, bukan hanya soal kalah menang dan sebagainya. Ini yang kosong, baik dari KPUD maupun dari Panwas," tegasnya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya