Berita

PKS Dorong Panja Vaksin Flu Burung

SENIN, 03 SEPTEMBER 2012 | 21:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak pembentukan panitia kerja (Panja) khusus vaksi flu burung. PKS juga meminta proyek tersebut dihentikan untuk sementara.

Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan sudah sangat jelas, bahwa diduga terjadi praktek korupsi dalam proyek tersebut dan menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp 465 miliar.

"Ini bukanlah angka kecil," ujar anggota Komisi IX DPR RI, Indra dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, Senin, (3/9).


Untuk mendukung pengungkapan kasus ini, Indra meminta Kementerian kesehatan mau terbuka dan kooperatif dangan penegak hukum.

Dalam rangka antisipasi atas upaya penghilangan bukti-bukti, maka para pejabat yang diduga terlibat dalam kasus ini harus segera dinonaktifkan.

"Selain itu, KPK harus mengusut dan menindak sampai tuntas pihak-pihak yang terlibat," tandas dia.[dem]

Seperti diberitakan, proyek itu diduga melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin melalui sebuah perusahaan yang disebut-sebut miliknya bersama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, yaitu PT Anugerah Nusantara.

Dari laporan audit terungkap adanya temuan berupa kerja sama tidak sehat para pihak dalam pengadaan fasilitas vaksin flu burung, yaitu antara Kementerian Kesehatan, perusahaan Anugerah Nusantara, dan seorang politisi DPR berinisial MNZ, Badan Usaha Milik Negara yaitu PT BF, dan universitas negeri di Jawa Timur. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya