Berita

tony blair/ist

Dunia

Tony Blair Tolak Bersalah dalam Perang Irak

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2012 | 15:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menolak tuduhan Uskup Agung Desmond Tutu yang menyebut dirinya dan mantan Presiden AS, George W Bush, bersalah dalam perang Irak. Ia bahkan menyebut sikap Uskup Tutu yang mempertanyakan moralitas dibalik aksi militer menggulingkan rezim Saddam Husein sebagai sesuatu yang aneh.

"Mengatakan fakta bahwa pembantaian Saddam Hussein terhadap ratusan ribu warganya tidak relevan dengan tindakan moral untuk melengserkan pemimpin Irak itu adalah sesuatu yang aneh," Sindir Blair kepada peraih nobel perdamaian 1984 itu, sebagaiamana dikutip BBC (Minggu, 2/9).

Blair mengaku peristiwa pembantaian di Halabja, dimana ribuan orang dibunuh dalam satu hari dengan menggunakan senjata kimia masih terus terngiang dikepalanya hingga saat ini.


"Selain itu pembantaian yang dilakukan Saddam terhadap lawan-lawan politik, warga Marsh serta penyiksaan secara sistematis yang ia lakukan terhadap rakyatnya adalah alasan moral yang cukup (untuk mengambil tindakan)," tegas Blair.

"Singkatnya ini adalah argumen yang sama yang telah kita ungkapkan berkali-kali dimana tidak terdapat hal baru untuk dikatakan. Namun tentunya dalam demokrasi yang sehat orang-orang bebas untuk bersikap tidak setuju," Blair menambahkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Uskup Agung Desmon Tutu mendesak agar Blair dan mantan pemimpin Amerika Serikat (AS) George W. Bush untuk segera didakwa di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda. Menurut Tutu jumlah korban tewas akibat perang Irak yang dimulai sejak 2003 lalu adalah dasar untuk membawa kedua pemimpin dunia itu bertanggung jawab atas perbuatan mereka.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya