Berita

netanyahu/ist

Israel Desak AS Tunjukkan Ancaman Militer ke Iran

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2012 | 10:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Israel meminta pemerintah Amerika Serikat untuk menunjukkan ancaman militer guna menghentikan Iran dalam membuat senjata nuklir.

Demikian pernyataan yang disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk Presiden AS Barack Obama.

Selain dari Netanyahu, desakan serupa juga disampaikan oleh mantan anggota legislatif yang berpengaruh di Israel, Tzachi Hanegbi. Hanegbi menilai bahwa ancaman AS yang ditujukan ke Iran hanya sebatas retorika belaka tanpa adanya aksi yang nyata.


"Saya tak melihat ada ancaman yang layak bagi aksi Amerika, retorika presiden AS terlalu buram, sangat tak berbentuk. Saya tak melihat bahwa (ucapan Obama) akan diterjemahkan menjadi keinginan yang lebih nyata, jadi ini lah barangkali yang menyebabkan pemerintah Iran tak mempedulikannya secara sungguh-sungguh. Mereka berbicara lantang menentangnya dan mereka menolaknya," ujar Hanegbi sebagaimana diberitakan Reuters (Minggu, 2/9).

Desakan demi desakan ini merupakan reaksi ketidaksabaran Israel terhadap aksi nyata AS. Terlebih lagi, AS pernah meminta kepada Israel untuk tidak melakukan serangan sepihak kepada Iran dan lebih mengutamakan jalan diplomasi.

Sebelumnya Obama pernah berjanji tidak akan membiarkan Iran mengembangkan program nuklir mereka menjadi senjata. Namun para pejabat Israel ingin mendengar ucapan tersebut menjadi nyata, seperti adanya ancaman militer ke Iran.[isa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya