Berita

Cuplikan Video/ist

Dunia

Taliban Sebarkan Video Pemancungan 12 Personil Militer Pakistan

SABTU, 01 SEPTEMBER 2012 | 17:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kelompok militan Taliban Pakistan merilis video pemancungan yang mereka lakukan terhadap 12 pasukan Pakistan. Pemancungan itu diduga dilakukan saat pasukan Pakistan menggelar operasi untuk memberantas Taliban yang hendak menyebrang dari Afghanistan.

Sebelumnya pejabat Pakistan mengaku sedikitnya 15 personel militer mereka hilang saat menjalankan operasi pemberantasan terhadap militan Taliban tersebut. Dan selang beberapa hari kemudian jurubicara Taliban Siajud Din mengirimkan video pemancungan itu ke kantor AFP.

Dalam video itu, seorang komandan Taliban terlihat sedang berdiri bersama rekan-rekannya. Kepala-kepala terpancung pun terlihat di dekat kaki militan-militan itu.


"Mujahiddin dari Bajaur telah membunuh pasukan-pasukan kafir di Pakistan. Banyak dari mereka yang tewas karena peluru, seperti yang Anda saksikan, 12 orang di antara mereka dipenggal," papar seorang komandan Taliban di video tersebut, seperti dikutip AFP (Sabtu, 1/9).

Namun demikian, belum ada konfirmasi dari pihak militer Pakistan yang membenarkan bahwa kepala-kepala  yang ada di video itu adalah personel mereka.

Pihak Taliban mengatakan salah satu alasan mereka melakukan aksi pemancungan kali ini adalah untuk membalas dendam pasukan Pakistan yang brutal.

Hingga saat ini, pertempuran antara pasukan Pakistan dan militan Taliban di Bajaur telah menewaskan 50 orang. Bajaur merupakan salah satu distrik di wilayah pedalaman Pakistan yang menjadi sarang militan Taliban dan Al Qaeda.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya