Berita

Warga Jakarta, Jangan Terkecoh Kampanye Jokowi

RABU, 29 AGUSTUS 2012 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) mengingatkan warga Jakarta tak terkecoh dengan gaya kampanye Joko Widodo. Calon Gubernur yang diusung PDIP dan Gerindra itu terbukti gagal membangun Solo.

"Solo masih macet. Tingkat kemiskinan juga luar biasa tinggi. Dari skup wilayah tentu berbeda antara Solo dan Jakarta. Tidak ada jaminan Jokowi menang Jakarta akan lebih baik," ujar Ketua BM PAN DKI Jakarta, Agus Trianto kepada wartawan sesaat tadi (Rabu, 29/8).

Agus mengatakan, Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI sudah melakukan berbagai bagai macam program positif untuk mencegah masalah yang ada di Jakarta.


"Saya yakin jika pemerintahan baru yang dipimpin oleh Jokowi, Jakarta bukannya maju justru akan mundur kebelakang," ujarnya pesimis.

Agus mengimbau kepada warga Jakarta untuk berpikir positif dalam memilih calon gubernur pada 20 Sepetember mendatang. Fauzi Bowo dengan segala usahanya selama ini, kata dia, programnya sudah tepat sasaran.

"Foke harus melanjutkan kepemimpinannya agar Jakarta tidak terbengkalai. Karena tidak mungkin, Jakarta bisa berbuah dalam kurun waktu 5 tahun," tutur Agus.

Apa yang dilakukan Jokowi selama ini, tegas dia, hanya pencitraan saja. Sementara program-program realnya seperti apa tidak ada.

"Dia masuk gang-gang salaman dengan masyarakat, dan seolah-olah tidak punya apa-apa. Masyarakat Jakarta tidak butuh seperti itu, tapi program nyata dan real," ujarnya.

Agus juga mengimbau kepada masyarakat untuk kembali melihat apa yang sudah diberikan oleh Fauzi Bowo selama 4 tahun kepemimpinannya. Dan masyarakat jangan mudah tertipu oleh pencitraan yang dilakukan oleh Jokowi-Ahok.

"Kami BM PAN juga sudah mensosialisasikan kepada kader-kader sampai ketingkat cabang dan ranting kenapa Foke layak untuk dipilih kembali. Kami terus konsolidasi, jangan sampai salah memilih di TPS nanti yang menimbulkan penyesalan selama 5 tahun, Jakarta buruh pemimpin yang paham kondisi Jakarta, Foke lah yang pantas dipilih," tandasnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Umum PP Mummadiyah Amien Rais juga menilai Jokowi tidak punya prestasi spektakuler selama menjabat Walikota Solo seperti digembar-gemborkan dirinya dan tim suksesnya. Ia mengingatkan Warga Jakarta agar jeli melihat kelebihan dan kelemahan setiap calon gubernur. Menurut dia, selama Jokowi menjadi Wali Kota Solo, angka kemiskinan meningkat.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya