Berita

pks/ist

PKS: Muslim Rohingya Tidak Ingin Pisah dari Myanmar

SENIN, 27 AGUSTUS 2012 | 20:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejehtera (PKS) mengapresisi langkah Pemerintahan Myanmar dalam pembentukan tim pencari fakta konflik yang melibatkan etnis Muslim Rohingya.

Ketua rombongan delegasi Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, pihaknya mendapat informasi, enam dari 27 anggota tim adalah warga muslim Myanmar.

"Ini baik sekali sebagai awal dari penyelesaian menyeluruh atas konflik horizontal yang terjadi disana," ujar HNW saat jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, (27/8).


Tidak hanya itu, mantan ketua MPR juga mengatakan, pimpinan Parlemen Myanmar menjamin, pihaknya akan secepatnya menyelesaikan masalah tersebut, termasuk soal status kewarganegaraan etnis muslim Rohingya.

"Menteri Sosial Myanmar, U Aung Kyi menghargai upaya diplomatik FPKS dan menyatakan siap menyalurkan bantuan kemanusian kepada korban konflik," ungkapnya

Hal positif yang didapatkan dari hasil kunjungan resmi delegasi FPKS diantaranya adalah, pemerintah maupun parlemen Myanmar menyepakati bahwa berbagai permasalahan HAM di setiap negara dapat mempengaruhi kesinambungan hubungan regional maupun internasional.

"Pemerintahan Myanmar juga akan membuka akses bantuan lembaga-lembaga. Dan yang terpenting, muslim Rohingya tidak punya niat untuk memerdekakan diri dari Myanmar, mereka ingin menjadi warga negara Myanmar seutuhnya dengan segala hak dan kewajiban yang dilindungi konstitusi," pungkasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya