ilustrasi, Kedelai
ilustrasi, Kedelai
Menteri Perdagangan (MenÂdag) Gita WirÂjawan menuturkan, pasokan keÂbutuhan bahan pokok jumÂlahÂnya meningkat dibanÂdingkan taÂhun lalu. “Pemerintah berharap daÂÂpat memenuhi kebuÂtuhan maÂsyaÂrakat pada bulan RaÂmadhan hingÂga LeÂbaran,†ujarÂnya di JaÂkarta, akhir pekan lalu.
Gita mengatakan, pemerintah menyadari adanya beberapa baÂhan kebutuhan pokok di tingkat naÂsional yang mengalami keÂnaiÂkan. Namun demikian, pemeÂrinÂtah akan terus mengupayakan agar kenaikan itu dapat dimiÂniÂmalisir dengan melakukan peÂmantauan harga dan pasokan seÂcara terus menerus agar seluruh peÂmangku kepentingan dan peÂlaku usaha dapat turut berperan daÂlam stabilisasi harga dan terÂsedianya pasokan yang cukup.
Gita kembali menggaris baÂwahi dua hal penting terkait harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok. Yang pertama, terkait pola konÂsumsi yang berlebihan. “SeÂbaikÂnya kita dapat menjaga pola konÂsumsi yang wajar dengan menguÂrangi konsumsi gula atau beras secara berlebihan. Menjaga pola konÂsumsi ini juga penting untuk keÂsehatan kita semua,†pintanya.
Hal penting kedua, menurut Gita, adanya sistem pertukaran inÂforÂmasi antara masyarakat yang terÂdiri dari pedagang dan pembeli serta pemerintah meÂngeÂnai keterÂsediaan bahan poÂkok di titik-titik distribusi.
“Masyarakat diharapkan dapat secara aktif memberitahukan keÂpada kami jika terjadi kelangkaan di titik-titik tertentu agar kami daÂÂpat segera berkoordinasi deÂngan paÂra pelaku usaha untuk mengisi kekosongan itu,†jelasnya.
Saat penyelengaraan pasar muÂrah di Kemendag lalu, Gita juga menÂjamin harga bahan pokok staÂbil hingga Lebaran dan tidak akan berpengaruh signifikan terÂhadap inflasi Agustus. MeÂnurutÂnya, harÂga sejumlah bahan pokok meÂngaÂlami trend stabil seperti miÂnyak goreng yang bertahan di kisaÂran Rp 9 ribu per kilogram (kg), telur ayam ras turun menjadi Rp 13 ribu per kg dan daging ayam broiÂler turun dari Rp 30 riÂbu menÂjadi Rp 22 ribu-23 ribu per kg. “Yang membuat nyaman, harÂÂÂga relatif stabil justru menÂjeÂlang Lebaran,†ujar Gita.
Meskipun demikian, lanjut GiÂta, ada beberapa pengecualian seÂperti harga kedelai. Harga baÂhan baku tahu dan tempe itu berÂdaÂsarkan survei Kemendag masih cenderung naik hingga menyenÂtuh Rp 9 ribu per kg secara rata-rata nasional. Demikian pula deÂngan harga daging sapi yang berÂtahan di Rp 80 ribu per kg. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39