Berita

ilustrasi, Avanza

Otomotif

Penjualan Toyota Avanza Tembus 817 Ribu Unit

Jadi Kendaraan Fenomenal
SENIN, 27 AGUSTUS 2012 | 08:19 WIB

.Sekalipun jumlah kompetitor di kelas multi purpose vehicle (MPV) terus bertambah, volume penjualan Toyota Avanza diklaim tetap unggul.

Sejak diluncurkan pada 2004, volume penjualannya terus me­roket. Bahkan, total populasinya hingga saat ini mencapai 817 ribu unit. Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Dar­mawan mengatakan, pen­ju­alan Avanza belum bisa ter­ka­lahkan oleh kompetitor lainnya.

Menurut dia, volume penjual­an kendaraan ini dalam satu bulan bisa tembus rata-rata 17.000 hingga 18.000 unit.

“Sebenarnya, Avanza tidak ter­gerus atas kehadiran kom­pe­titor lain. Kenyataannya, pen­ju­alan mobil MPV ini terus me­ning­kat,” kata Johnny di acara pe­le­pasan Mudik Avanzanation di Jakarta, baru-baru ini.

Total penjualan Januari hing­ga Juli, Avanza sudah terlego se­banyak 103.000 unit  dan un­tuk target satu bulan, Toyota me­­matok 16.500 unit. Sejak di­lun­curkan pada 2004, katanya, pen­jualan Avanza tetap bagus dan akan menjadi mobil legenda ke­dua setelah Toyota Kijang.  

Sekalipun banyaknya kom­petitor yang bermain di kelas low MPV, Toyota tetap meng­anggap se­mua kompetitor berat dan per­saingannya akan se­makin ketat ke depan.  

General Manager Perenca­naan Perusahaan dan Hubungan TAM Widyawati Soe­digdo me­nam­bahkan, permintaan Avanza saat ini mencapai 20 hingga 21 ribu unit per bulan. Namun, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang memproduksi Avan­za, ha­nya mampu memasok se­kitar 17 ribu unit.

Diperkirakan, penjualan Avan­za tak akan bisa tumbuh lebih besar lagi. Pasalnya, pasokannya terbatas. Pada Juli, penjualan Avan­za secara ritel sampai ke kon­sumen mencapai 17.604 unit. Angka tersebut mengalami ke­naikan sebesar 5,4 persen di­ban­dingkan bulan sebelumnya se­banyak 16.699 unit.

Sebagai kendaraan fenome­nal, lebih dari 817.000 unit To­yota Avanza berhasil terjual dan men­jadi kendaraan favorit yang di­gunakan keluarga ketika mu­dik karena desainnya sesuai ke­bu­tuhan dan karakteristik warga Indonesia.

“Toyota mengadakan Avan­zanation Mudik Bareng untuk berbagi kebahagiaan mudik ber­sama dengan sesama pengguna Avanza, sekaligus memberikan kenyamanan mudik bersama melalui berbagai fasilitas yang telah dipersiapkan selama per­jalanan,” kata Johnny.

Selama perjalanan mudik dan arus balik, pengguna setia Toyota dapat menikmati sejumlah fa­silitas yang disediakan Toyota di 189 Posko Mudik dan Bengkel siaga yang tersebar di sepanjang jalur mudik.

Di Posko Mudik Toyota, ada berbagai fasilitas gratis seperti makanan ringan dan minuman, ta­­yangan TV satelit, pijat pung­gung dan kaki serta akses in­ternet.

Selain itu, terdapat juga fa­silitas game station, kids corner dan ada call centre yang dapat dihubungi 24 jam di Posko Mu­dik Toyota KM 57. Para peserta Avanzanation Mudik Bareng ini juga memiliki kesempatan untuk meraih hadiah utama berlibur ke Bali dan Yogyakarta untuk dua orang peserta dengan reportase mudik terbaik.

Selain hadiah utama, peserta juga berkesempatan untuk men­dapat hadiah menarik lainnya seperti voucher belanja sebesar Rp 2.500.000 untuk lima pe­menang, voucher Pertamax Rp 3.000.000 untuk tiga pemenang, dan banyak hadiah hiburan lainnya.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya