Berita

Hugo chavez/ist

Dunia

Chavez Umumkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk Korban Ledakan Amuay

MINGGU, 26 AGUSTUS 2012 | 12:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Venezuela Hugo Chaves memerintahkan adanya sebuah penyelidikan khusus untuk mengungkap penyebab ledakan besar yang terjadi di kilang minyak , Amuay, kilang terbesar Venezuela. Selain itu, Chavez  juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional akibat insiden ledakan.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa ledakan yang terjadi pada Sabtu (25/8) dini hari waktu setempat tersebut, dipicu oleh kebocoran pipa gas yang kemudian menyebabkan kebakaran besar dan menghancurkan dua tangki bahan bakar dan menghentikan produksi kilang.

Korban tewas akibat ledakan di kilang Amuay di negara bagian Falcon itu kini telah meningkat menjadi 39. Sementara 80 lainnya mengalami luka-luka.


Selain memerintahkan penyelidikan, Chavez juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional akibat insiden ledakan. Ia mengatakan tragedi ini menjadi duka bagi semua keluarga di Venezuela.

"Saya ingin menyatakan duka yang mendalam kepada semua keluarga korban yang meninggal. Tiga hari berkabung nasional karena peristiwa ini mempengaruhi semua orang dalam keluarga besar Venezuela," ujar Chavez, sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 26/8).

Kilang Amuay, terletak di semenanjung Paraguana, bagian dari Komplek Kilang Paraguana yang juga termasuk di dalamnya adalah kilang Cardon.

Kilang ini merupakan salah satu dari komplek kilang terbesar Venezuela dengan kapasitas produksi mencapai 955.000 barel per hari.

Menteri Energi Rafael Ramirez  mengatakan bahwa kilang akan kembali berproduksi pada Senin (27/08) besok. Ramirez juga menjamin bahwa Venezuela masih memiliki persediaan bahan bakar untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya