Berita

ilustrasi/ist

Rizal Ramli: Testimoni Antasari Ibarat Jembatan Emas Menuju Megaskandal Bank Century

RABU, 22 AGUSTUS 2012 | 11:35 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Testimoni terbaru yang disampaikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat diibaratkan sebagai jembatan emas. Bila jembatan emas ini ditelusuri lebih lanjut, maka motif utama di balik megaskandal danatalangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun dapat dibongkar tuntas.

Demikian penilaian DR. Rizal Ramli, Menteri Keuangan di Kabinet Persatuan Nasional yang dipimpin Abdurrahman Wahid (1999-2001), dalam perbincangan via telepon dengan redaksi (Rabu siang, 22/8).

Bagi Rizal Ramli, apa yang disampaikan Antasari tersebut bukan barang baru. Dirinya juga pernah mendengarkan hal itu saat berbicara empat mata di dalam sel Antasari tahun lalu.

Pertemuan yang dipimpin Presiden SBY pada tanggal 9 Oktober 2008 itu memang tidak membicarakan soal bailout Bank Century. Melainkan, membicarakan krisis ekonomi global yang bukan tidak mungkin akan menerpa Indonesia.

Dalam rapat yang diceritakan Antasari itu, Presiden SBY mengajak pejabat tinggi negara yang diundangnya untuk memikirkan terobosan yang paling mungkin dilakukan.

Kelihatannya Presiden SBY menyadari bahwa langkah terobosan apapun bisa jadi melanggar peraturan perundangan. Itu sebabnya, pemangku hukum, seperti Ketua KPK, Kapolri dan Jaksa Agung, ikut diundang dalam rapat tersebut sehingga mereka bisa memberikan jalan keluar.

"Nah, seingat saya dari cerita Pak Antasari ketika itu, di dalam rapat (yang dipimpin SBY) beliau mengatakan bahwa kalau memang untuk kepentingan yang lebih besar, dalam hal ini kepentingan negara, tindakan yang melanggar hukum dapat dibenarkan," ujar Rizal Ramli mengenang isi pembicaraannya dengan Antasari.

Menurut anggota Panel Ahli PBB itu, yang juga tidak kalah penting dari testimoni Antasari adalah episode berikutnya, yakni ketika Gubernur BI Boediono mendatangi Antasari di gedung KPK.

Dalam pertemuan itu, Boediono menyampaikan rencana 'menyuntik' Bank Indover milik BI di Belanda dengan dana segar.

Antasari mengingatkan Boediono bahwa Bank Indover adalah bank bermasalah yang bagaikan ember bocor. Sehingga menyuntikkan dana segar ke bank itu sama dengan menuangkan air ke dalam ember bocor yang sudah pasti akan sia-sia.

Dengan demikian, KPK pasti akan bertindak apabila Bank Indonesia 'menyuntikkan' dana segar untuk Bank Indover.

Nah, seingat Rizal Ramli lagi di bulan Oktober 2008 itu pembicaraan mengenai keinginan pemerintah mem-bailout Bank Indover jadi salah satu trending news. Rizal Ramli termasuk dalam kelompok yang menolak keinginan itu.

Karena berbagai protes itulah, rencana pemerintah 'menyuntikkan' dana segar ke bank Indover tidak pernah terjadi.

"Saat bank itu ambruk akhir Oktober 2008, nyatanya tidak ada krisis keuangan dan ekonomi yang merembet ke Indonesia," ujar Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) ini.

"Masyarakat harus mencermati dengan sebaik mungkin episode-episode yang disampaikan Pak Antasari. Inilah jembatan emas yang kalau kita teliti dengan sabar bisa membawa kita semua ke motif di balik megaskandal Bank Century," demikian Rizal Ramli. [guh]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya