ilustrasi
ilustrasi
Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Impor Daging IndoÂnesia Thomas Sembiring khaÂwatir saat hari H (Lebaran) dan setelah Lebaran harga daging maÂsih tembus Rp 80 ribu per kilogram (kg). “Dalam dua tahun terakhir, harga tertinggi daging mencapai Rp 70-75 ribu per kg. MasaÂlahÂnya, dalam beberapa waktu ke deÂpan harganya tidak bisa dipreÂdiksikan, mungkin sampai akhir tahun harganya tetap tinggi,†ujarnya kepada Rakyat Merdeka.
Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah bertanggung jawab mengatasi masalah tingginya harga daging di pasaran. Apalagi pemerintah menjamin stok daging selama Lebaran mencukupi.
Menurut Thomas, permasaÂlahan seperti ini selalu terjadi setiap tahun tapi tidak ada solusi dan kebijakan pemerintah yang bisa meredam kenaikan harga baÂhan pangan.
Dalam Undang-Undang PaÂngan disebutkan, bahan pokok harus disediakan negara dengan harga yang terjangkau. KenyaÂtannya, saat ini semua bahan paÂngan sudah banyak yang tidak terjangkau. “Masyarakat banyak yang tidak mampu untuk membeli sembako. Pemerintah harus segera mencari cara menyeleÂsaikan masalah klasik ini,†cetusnya.
Thomas mengaku pihaknya memang tidak bisa memprediksi beÂrapa kebutuhan daging saat LeÂbaran dan setelahnya. Sebab, kuota yang diberikan pemerintah saÂngat terbatas. Bahkan, sudah diberikan langsung kepada inÂdustri pengoÂlahan, restoran dan hotel.
Padahal, pihaknya telah meÂminta agar kuota yang dibuÂtuhkan tidak dipotong atau dikuÂrangi secara drastis. Pada 2010 kuota daging yang ada 170 ribu ton, kemudian pada 2011 terdapat 100 ribu ton. Lalu 2012 hanya mencapai 34 ribu ton.
“Ya kami berharap tahun 2012 paling tidak bisa menembus 80 ribu ton. Itu pun sebenarnya maÂsih sangat kurang, tapi kita tidak bisa meminta yang lebih banyak lagi,†keluhnya.
Menurut Thomas, pihaknya suÂdah mengingatkan kepada pemeÂrintah dari awal tahun supaya menambah stokan daging secara nasional. Berdasarkan perhituÂngan dari Dewan Daging IndoneÂsia, dengan kuota yang ditetapkan tidak akan mencukupi sampai akhir tahun. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39