Berita

ilustrasi

Bisnis

Penjualan Karoseri Bisa Mencapai 20 %

SENIN, 20 AGUSTUS 2012 | 07:58 WIB

Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) menyatakan Lebaran membawa berkah buat industri tersebut. Pasalnya, penjualan karoseri meningkat.

Ketua  Askarindo Gregory Hati­bie mengatakan, Lebaran me­mang menjadi puncak pen­jualan karo­seri (rumah-rumah ken­daraan yang dibangun di atas rang­ka mobil atau bus). Khu­­susnya karoseri untuk angkutan penum­pang.  “Banyak perusa­haan bus yang meremajakan arma­danya untuk mengangkut penumpang mudik dan arus balik Lebaran,” katanya kepada Rakyat Merdeka.

Menurut Gregory, kenaikan penjualan karoseri bisa sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Se­bab, setiap hari pasti ada saja transaksi pembelian.

Dia bahkan mengklaim ada beberapa perusahaan karoseri yang sudah kebanjiran order sampai akhir tahun, sehingga tidak bisa melayani pesanan yang membludak.

“Ada sebagian karoseri besar, seperti Adiputro, Laksana dan New Armada. Tapi karoseri yang lain juga nggak kalah banyak, mereka juga kebanjiran order,” jelasnya.

Sedangkan untuk angkutan barang seperti pick up, trailer kendaraan dan dump truck juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Bahkan, beberapa perusahaan kewalahan melayani pemesanan dikarekanakan ba­nyaknya permintaan dari pengu­saha angkutan barang.

“Supply and demand-nya tidak seimbang. Seiring dengan per­tum­buhan ekonomi yang pesat, sehingga banyak perusahaan ang­kutan yang baru muncul dan membutuhkan armada yang sangat banyak,” ujarnya.

Kendati begitu, Gregory menyatakan, penjualan karoseri di dalam negeri cukup menjan­jikan akibat ektor transportasi yang terus berkembang setiap wak­tu. Dari keseluruhan, peru­sahaan yang tergabung dalam As­karindo menguasai 90 persen pasar dalam negeri. Sisanya diisi dengan kehadiran karoseri impor. Namun jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 10 persen.

“Tapi kita juga bermain ke pasar luar negeri (ekspor). Yang ter­baru adalah New Armada mengekspor produknya ke Fiji. Me­mang ekspor belum terlalu besar, tapi terus menunjukkan trend yang sangat baik,” tukas­nya. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya