ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Pemerintah diminta menjaga kualitas jaringan telekomunikasi saat Lebaran. Soalnya, banyak masyarakat yang mengeluh karena jaringan yang lemot.
Direktur Lembaga PengemÂbangan dan Pemberdayaan MaÂsyaÂrakat Informasi (LPPMI) KaÂmilov Sagala menyayangkan tingÂginya keluhan pelanggan soal muÂtu jaringan layanan teleÂkoÂmuÂnikasi yang rendah. Terlebih seÂtelah operator semakin gencar memÂpromosikan tarif murah.
Dia berharap, perang tarif antar opeÂrator telekomunikasi tidak samÂpai mengganggu kualitas jaÂringan layanan, khususnya pada saat Hari Raya maupun libur Lebaran.
“Operator jangan cuma gemÂbar-gembor saja jaringan mereka siap. Di hari biasa saja sulit untuk meÂlakukan panggilan, komuÂniÂkasi sering putus dan baru bisa nyamÂbung sesudah lima kali dial, apalagi menjelang Hari Raya dan libur panjang kali ini,†kata Kamilov.
Untuk mendapatkan layanan yang optimal, menurut dia, pemeÂrintah dalam hal ini Kementerian KoÂmunikasi dan Informatika (KeÂmenkominfo) bersama para opeÂrator telekomunikasi segera menyelesaikan masalah tersebut. Jika tidak, layanan telekomuÂniÂkasi pengguna juga akan terÂgangÂgu karena beban puncak teleÂkoÂmuÂnikasi pada Lebaran tahun ini.
Di sisi lain, dia juga menyoroti lamÂÂbannya pemerintah memÂbanÂtu pelaku industry, khususnya renÂcana lelang kanal 3G yang teÂrus tertunda yang berakibat kuaÂlitas layanan data turun. Akibat itu juga kecepatan internet akan lamÂbat dan akan mengganggu layaÂnan data pengguna bahkan layanan suara (voice) dan pesan singkat.
“Kita semua merasakan, trafik layanan 3G di tiga operator besar sudah padat. November nanti traÂfiknya bisa mencapai 90 persen. KaÂrena bandwith-nya mereka suÂdah sangat penuh, puncaknya akan semakin parah Lebaran ini. Itu akibat dari kebijakan peÂmeÂrintah yang lelet jadi masyarakat yang dirugikan,†jelas Kamilov.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Humas Kemenkominfo GaÂtot S Dewa Broto mengatakan, peÂmerintah telah mengimbau para operator untuk meÂningÂkatÂkan kapasitas jaringannya guna mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi saat Lebaran maupun sesudahnya.
“Kami sudah memprediksi peningkatannya hingga 25-40 persen dari hari biasa. Makanya kami mengingatkan operator seÂbulan sebelum puasa. Bukan haÂnya operator telekomunikasi tapi juÂga mitra kita yang lain, postel, peÂnyiaran radio televisi. Sesuai deÂngan fungsinya masing-masing mereka harus sudah memperÂsiapkan layanan. Kami juga rutin meÂlakukan evaluasi untuk tahu kesiapan mereka,†bebernya kepada Rakyat Merdeka.
Menurut Gatot, sama seperti tahun-tahun sebelumnya tingkat kepadatan penggunaan fasilitas teÂlekomunikasi, baik pesan singÂkat (SMS) maupun panggilan suara (voice call) saat Lebaran biasanya sangat tinggi.
Ia bahkan memastikan mayoÂritas operator sudah menganÂtisiÂpaÂsi permintaan itu sejak jauh-jauh hari. Tidak hanya meningÂkatkan kapasitas jaringan, opeÂrator juga menyediakan beberapa dukungan fasilitas seperti fasilitas CCTV dan telekomunikasi wireÂless di posko pusat Kementerian Perhubungan dan 11 posko lapangan dan terminal.
Selain itu, kata Gatot, pemeÂrintah sudah mengirimkan surat edaran resmi kepada seluruh operator telekomunikasi yang meminta agar kualitas layananÂnya tidak tulalit mulai dari jelang dan sesudah Lebaran. Pihaknya juga telah mengeluarkan aturan tegas untuk para operator yang tidak memperbaiki kualitas layanannya.
“Kami juga ingin layanan telekomunikasi yang digunakan masyarakat tetap terjaga kuaÂlitasnya, meski di saat sibuk seÂperti itu. Kami mengerti keluhan pasÂti ada tapi kami juga ada evaÂluasi rutin, ibaratnya kaya anak sekolah ada pemberian rapornya. Kita lihat tingkat kesalahannya. Teguran keras, mulai dari surat peringatan hingga pencabutan izin. Tapi biasanya mereka baru kita peÂringatkan saja sudah gerah, karena kami umumkan,†jelas Gatot. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39