Berita

marzuki alie/ist

Marzuki Alie Berharap Pemerintahan SBY Beri Bukti, Bukan Janji

Pemerintah Jangan Terbuai dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
KAMIS, 16 AGUSTUS 2012 | 23:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merasa khawatir dengan perekonomian Indonesia dalam menghadapi tantangan yang sangat berat di tahun 2013. Oleh karenanya, kesiagaan fiskal harus ditingkatkan. Pemerintah harus mempersiapkan berbagai kebijakan yang mendukung pertumbuhan jangka menengah dan panjang.

"Di tengah perekonomian dunia yang cenderung melemah, DPR meminta pemerintah tidak terbuai dengan hasil pertumbuhan ekonomi yang dicapai dalam tiga tahun terakhir," kata Ketua DPR RI Marzuki Alie dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Jelas dia, DPR mengharapkan pemerintah perlu memberi bukti yang realistis dalam upaya penciptaan lapangan kerja baru dan program jaminan sosial bagi masyarakat miskin serta berpenghasilan rendah yang tepat sasaran.


"Dalam era globalisasi, cepat atau lambat akan terpengaruh dan tidak kebal terhadap krisis termasuk Indonesia. DPR meminta pemerintah untuk bekerja lebih keras menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang kuat berkat kuatnya faktor konsumsi domesti dan investasi," ujarnya

Kebijakan pengendalian BBM bersubsidi dan kebijakan pengembangan energi alternatif juga menjadi perhatian DPR dalam rangka pembahasan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara. DPR juga terus mendorong pemerintah untuk konsisten melaksakanan kebijakan penghematan konsumsi BBM bersubsidi yang cenderung meningkat.

Terkait kebijakan pengembangan energi alternatif, DPR mengingatkan pemerintah untuk segera mengambil langkah. Pengembangan energi baru dan terbarukan sebagaimana menjadi prioritas RKP 2013. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya