Berita

mirwan amir/ist

Mirwan Amir: Itu (Kode Banggar) Ada-adanya Nando

KAMIS, 16 AGUSTUS 2012 | 15:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bekas pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Mirwan Amir mengaku tak mengetahui soal kode-kode Banggar untuk anggaran. Politisi Partai Demokrat itu malah menunjuk Nando.

"Itu ada-adanya Nando saja," kata Mirwan di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 16/8).

Nando adalah Kasubag Rapat Sekretariat Banggar DPR. Dalam persidangan terdakwa Wa Ode Nurhayati, ia menjelaskan kode-kode tersebut dibuat oleh dirinya dan bawahannya untuk mencatat asal usulan penerima Dana Percepatan Infrastruktur Daerah. Kode P1 untuk Ketua Banggar Melchias Markus Mekeng, P2 untuk Wakil Ketua Banggar Mirwan Amir, P3 untuk Wakil Ketua Banggar Olly Dondokambey, dan P4 untuk Wakil Ketua Banggar Tamsil Linrung.


Kode lainnya, kode 1 sampai 9 mewakili fraksi pengusul. Kode itu mewakili Partai Demokrat (1), Partai Golkar (2), PDIP (3), PKS (4), PAN (5), PPP (6), PKB (7), Gerindra (8), dan Hanura (9). Sedangkan kode warna biru, merah, hijau, kuning, menurut Nando, dibuat oleh stafnya bernama Khaerudin dengan maksud memudahkan memasukkan data itu ke komputer. Menurut Khaerudin penanda warna itu untuk menujukkan perubahan-perubahan yang terjadi di data itu.

Mirwan mengaku tak pernah mengurus anggaran anggaran daerah. Menurut personil komisi I DPR RI itu, dirinya hanya mengurus anggaran pusat.

"Saya pernah sebutkan saya tidak pernah mengurus APBN PPID," tandas dia.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya