Berita

Ingat, Jangan Sampai Pilgub Jakarta Seperti Pilpres 2004

RABU, 15 AGUSTUS 2012 | 15:56 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pemilihan gubernur DKI Jakarta putaran II diharapkan tidak seperti pemilihan presiden 2004 lalu.

Demikian disampaikan Direktur Lembaga Kemitraan Pembangunan Sosial, Rissalwan Habdy, dalam diskusi publik 'Track Record Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang Tidak Terekspos," di Universitas Nasional, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (15/9).

"Kita memiliki situasi yang sama tahun 2009, sama seperti saat SBY muncul. Kita cenderung percaya jika orang yang belum melakukan kesalahan, ya tidak salah dan orang yang sudah salah akan dinilai salah.  Itu juga yang terjadi pada pasangan cagub-cawagub sekarang," papar Rissalwan.

Rissalwan juga berpendapat Jakarta yang ideal itu pada masa Ali Sadikin.

"Harusnya (di Jakarta) ada (tempat) prostitusi dan perjudian. Karena logikanya, dalam satu struktur sosial, harus ada sesuatu yang buruk yang kita buang, seperti setiap rumah yang harus ada kamar mandinya".

Ia juga berpendapat akan sulit menemukan orang yang mampu mengubah Jakarta. Tapi peluang akan selalu ada jika orang itu mengerti konteks. "Jangan sampai gagasan kita sebagai manusia yang cerdas itu terkotak-kotak oleh rasa jengah karena menginginkan perubahan," tandasnya. [zul]


Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya