ilustrasi, Mudik
ilustrasi, Mudik
“Kalau mau jujur perÂsiapan mudik belum selesai, baru 80 persen, padahal sekaÂrang sudah H-6,†ujarnya di Jakarta, kemarin.
Politisi PKB ini mengataÂkan, pelaksanaan mudik tahun ini beÂlum terlalu siap karena banyak infrastrukÂtur yang belum selesai pengerÂjaannya.
“Waktu yang terÂseÂdia sangat sedikit, yang berÂakibat kuaÂlitas pengerÂjaannya tidak baÂgus kareÂna dilakukan tergesa-gesa,†kata Marwan.
Marwan mencontohkan ruas jalan nasional seperti Pantai UtaÂra Jawa (Pantura) dan Jalur Lintas Timur Sumatera belum selesai perbaikan. Kondisi itu, menurutÂnya, bisa mengganggu kelancarÂan kendaraan pemudik karena akan menyebabkan keÂmacetan.
“Contoh lain ASDP Merak dan Bakauheni masih kedodoran kaÂrena terjadi keÂmaÂcetan panjang hingga berÂkilo-kilometer,†jelas Marwan.
Menurut Marwan, DPR suÂdah sering mendorong dan mendesak pemerintah untuk segera meÂnyeÂlesaikan persiaÂpan dan perÂbaiÂkan infrastrukÂtur mudik, namun tidak pernah dilaksanaÂkan jauh-jauh hari.
Ia mengatakan, langkah perÂsiapan jauh-jauh hari itu diÂperluÂkan agar semuanya direnÂcaÂnakan dan diselesaikan deÂngan matang, namun tetap saja tidak berjalan.
“Solusi dibiÂcaraÂkan daÂlam RPJM (RenÂcana PemÂbaÂngunan Jangka Menengah) dan RPJP (RenÂcana Pembangunan Jangka PanÂjang) karena ini konteksÂnya jangka panjang,†katanya.
“Anggaran perbaikan infraÂstruktur untuk mudik nilainya setiap tahun seÂlalu naik bahkan hingga ratuÂsan miliar rupiah. Namun, tidak diÂimbangi dengan perencanaan yang maÂtang untuk pelakÂsaÂnaanÂnya,†kritiknya.
Marwan mengatakan, masaÂlah infrastruktur jalan yang tidak kunÂjung beres salah satuÂnya diÂsebabkan adanya truk tronton yang melalui beberapa ruas jalan tidak sesuai aturan. Hal itu saÂngat berÂpengaruh pada seringÂnya ruas jalan nasional untuk mudik menÂjadi rusak.
“Petugas jemÂbaÂtan timbang haÂrus tegas dan tepat dalam menaÂngaÂni masaÂlah itu,†pintanya.
Sebelumnya, Menteri PekerÂjaan Umum (PU) Djoko KirÂmanÂto memastikan, jalan dan jemÂbatan nasional siap dilalui dan digunakan untuk meÂnyongÂsong angkutan Lebaran 2012.
“Jalan dan jembatan serta saÂrana penÂdukung lainÂnya, siap untuk arus mudik dan balik. Mulai H-10 Sabtu (11/8), seluruh peÂkerjaan pemeliÂharaan sudah diÂhentikan dan kondisinya bersih,†ujar Djoko. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39