Berita

nachrowi ramli/ist

Nachrowi Ramli Tak Mau Cuma Duduk di Belakang Meja

SELASA, 14 AGUSTUS 2012 | 17:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Nachrowi Ramli mengatakan dirinya bersama Calon Gubernur (Cagub) Fauzi Bowo tidak mau hanya duduk di belakang meja ketika melanjutkan kepemimpinan di Jakarta lima tahun ke depan. Dia bersama Fauzi akan berupaya semaksimal mungkin mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan mencarikan jalan keluar yang terbaik.

"Ketika saya menjabat nanti maka semua lapisan masyarakat harus saya ketahui, semua lapisan masyarakat harus saya tampung aspirasinya, oleh karena itu kita tidak boleh duduk di belakang meja saja, kita harus turun ke lapangan," kata Nachrowi.

Dini hari tadi Nachrowi menggelar makan sahur bersama para pedagang, sopir angkot, dan tukang ojek di Terminal Bis Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Nachrowi mengatakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat itulah yang nantinya akan dibawa ke meja rapat. Dan, dia menegaskan akan amanah jika dipercaya warga DKI untuk memimpin Jakarta dan tidak akan berpindah kepada jabatan publik lainnya hingga tuntas masa pengabdian.

"Insya Allah, dan saya akan amanah, kalau rakyat menginginkan lima tahun, maka lima tahun saya tidak akan pindah," katanya.

Dalam silaturahminya bersama para pedagang, sopir angkot, dan tukang ojek di Terminal Bis Pasar Minggu, Nachrowi menyempatkan diri memantau perkembangan harga jual bahan kebutuhan pokok masyarakat yang lazim melambung menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Idul fitri. Sembari, membeli sejumlah sayur-mayur, buah, dan kue lebaran.

"Kalau menurut saya, harga sembako memang waktu-waktu tertentu naik, akan tetapi masih dalam batas kewajaran dan masih mampu dibeli oleh masyarakat," kata Nachrowi.

Sesaat sebelum meninggalkan lokasi sahur bersama, Nachrowi menyempatkan waktu untuk memberikan bingkisan lebaran berupa kain sarung kepada perwakilan pedagang dan sopir angkot di kawasan Terminal Bis Pasar Minggu.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya