Berita

hartati murdaya/ist

Ketua DPP Demokrat: Meski Tak Mengundurkan Diri, Hartati Murdaya Akan Tetap Dinon-aktifkan

SELASA, 14 AGUSTUS 2012 | 08:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Meski tidak mengundurkan diri, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Siti Hartati Murdaya, pasti akan tetap dinon-aktifkan. Sebab sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat, kader yang terlibat kasus dan menjadi tersangka memang harus dinon-aktifkan.

"Partai Demokrat itu taat asas dan senantiasa menegakkan komitmen, bahwa siapapun kalau sudah tersangka dan apapun jabatannya di partai tidak ada yang istimewa. Semua adalah sejajar, equal di hadapan hukum," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 14/8).

Namun demikian, Didi tetap mengapresiasi pengunduran diri Hartati. Sebab Hartati mundur agar bisa konsentrasi pada proses hukum.


"Itu tentu bagus, yang dia menyadari dan pengunduran diri ini adalah sekaligus konfirmasi pada publik bahwa dugaan pidana yang melilit dirinya adalah sepenuhnya urusan bisnis pribadinya yang tidak terkait sama sekali dengan kedudukannya di PD," jelas Didi.

Didi pun menyambut baik langkah Hartati Murdaya yang mundur dari anggota Dewan Pembina. Dengan demikian, akan mengurangi spekulasi-spekulasi negatif yang berkembang yang menghubungkan posisi Hartari dengan Demokrat.

"Kami berharap tuduhan pidana terhadap Hartarti tidak benar. Oleh karenanya ini adalah kesempatan yang baik bagi Hartati Murdaya untuk memberikan klarifikasi hukum di hadapan KPK. Ikutilah proses hukum yang ada dengan sebaiknya, silahkan beberkan fakta-fakta dan bukti-bukti yang diperlukan untuk klarifikasi tersebut," demikian Hartati. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya