Berita

Usain Bolt

Olahraga

Bawa Pulang Tongkat Estafet

SENIN, 13 AGUSTUS 2012 | 08:56 WIB

Sukses menyabet tiga medali emas di Olimpiade London, tak membuat, Usain Bolt puas. Buktinya, pelari asal Jamaika ini ingin membawa pulang tongkat estafet yang digunakan timnya.

Tongkat itu dipakai tim na­sio­nal Jamaika saat memenangi me­dali emas 4x100 meter di Olim­piade London, Ming­­­gu dini hari WIB. Atas aksi pelari 25 tahun tersebut, nya­ris saja tim­nya didskualifi­kasi. Setelah me­lewati garis fi­nish, seorang ofisial pertandi­ngan memang berusaha meng­ambil tongkat estafet, na­mun Bolt enggan memberikan­nya dan terus berlari.

Setelah sempat terus memba­wa tongkat estafet saat meraya­kan kemenangan bersama rekan setimnya, Yohan Blake, Bolt ke­mudian didatangi dua ofisial per­tandingan. Pelari 25 tahun itu ke­mudian dipaksa menyerahkan tongkat estafet.

“Kenapa kalian ingin ambil tongkat ini? Saya ingin menyim­pannya untuk saya,” ujar Bolt. Ofisial pertandingan kemudian merespon, “Kami harus meng­am­bilnya, itu tugas kami.”

Bolt dengan wajah kecewa ke­mudian menyerahkan tongkat es­tafet. Tindakan ofisial pertan­di­ngan yang mengambil tongkat estafet dari Bolt mendapat ce­mo­ohan dari sekitar 80 ribu peno­n­ton di Olympic Stadium.

Namun akhirnya panitia m­e­mu­tuskan memberikan tongkat ter­se­but kepada Bolt. “Saya me­mang min­ta dan tampaknya ada yang memberitahu si petugas bah­wa ia harus memberikannya kepada sa­ya,” kata Bolt tam­pak gembira.

Bolt meminta tiga rekannya yang lain, Yohan Blake, Nesta Carter dan Michael Frater untuk membubuhkan tandatangan di tongkat yang bersejarah tersebut. Mereka juga berfoto bersama di papan skor yang menunjukkan waktu 36.84 detik yang kemu­dian menjadi rekor dunia baru.

Menurut rekan setimnya, Yo­han Blake, keinginan Bolt untuk menyimpan tongkat estafet ter­sebut memperlihatkan rekannya tersebut menganggap hasil ma­lam tersebut sangat istimewa.

“Dia  mengaku tidak pasti de­ng­an rencananya mengikuti Olim­piade empat tahun men­datang.  Ia  ingin menyimpan (tongkat) se­bagai bagian dari kejayaannya,” kata Blake. “Kami akan menanda­tanganinya dan ia akan menyim­pan­nya.” [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya