Berita

Gondo Radityo Gambiro

Garansi Berbagi di Bulan Ramadhan

MINGGU, 12 AGUSTUS 2012 | 18:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menjelang Lebaran Idul Fitri  1 Syawal 1433 H, harga sembako di kota-kota besar termasuk di Jakarta relatif melambung tinggi. Kondisi ini tentu memperlemah daya beli masyarakat, apalagi kelompok masyarakat termarginalkan.

Untuk mengimbangi lonjakan harga tersebut, organisasi kemasyarakatan Gerakan Adil Aman Sejahtera untuk Indonesia (Garansi) menggelar operasi pasar sembako murah selama dua hari (Minggi-Senin), masing-masing di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

"Acara ini diharapkan bisa meringankan saudara-saudara kita dari ekonomi lemah dalam menyambut Hari Raya Lebaran," ujar Ketua Umum Garansi, Gondo Radityo Gambiro didamping Ketua dan Sekretaris Garansi DKI Jakarta, Iwan Rinaldo Syarief dan Bayu Raditiyo di sela-sela operasi sembako murah di Jalan Haji Nawi, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (12/8).

Dalam acara ini, terlihat antrean panjang masyarakat namun tertib itu untuk mendapat sembako murah tersebut. Paket sembako murah senilai Rp 15 ribu atau setengah dari harga pasar, berupa dua kilogram beras berkualitas nomor satu dan satu kilogram minyak  goreng kemasan. Di masing-masing  lokasi, Garansi menyiapkan 500 paket sembako murah.

Diungkapkannya, sasaran penerima sembako murah Garansi di Pasar Minggu adalah dari kelompok pemulung, kelompok buruh, pedagang kaki lima, mahasiswa dan ibu rumah tangga. Kelompok masyarakat ini cukup strategis menjadi pelaku utama Gerakan Kewirausahaan Kelompok Strategis (GK2S) yang satu bulan lalu dideklrasikan Garansi.

"Garansi membina kelompok masyarakat ini agar menjadi tulang punggung pelaku wirausaha melalui wadah koperasi dan usaha kecil menengah," ujarnya.

Meskipun program GK2S ini relatif kecil, tapi implementasinya riil dan nyata. "Lebih baik berbuat, meskipun kecil, daripada hanya bicara wacana yg bisa menyesatkan harapan masyarakat," ujar anggota DPR dari Demokrat ini.

Melalui sinergi program GK2S dan pembagunan Induk Koperasi Garansi, diyakini Gambiro, bisa mempercepat akselarasi pembangunan ekonomi nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga mampu mempercepat  pengentasan kemiskinan sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Sekarang ini, ditambahkan Gambiro, Garansi juga sedang membangun unit-unit koperasi dalam program 1.000 unit koperasi Garansi yang tersebar di seluruh Indonesia. Koperasi tetap menempati  posisi vital dan strategis untuk menopang eksistensi perekonomian nasional. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya